AMBON,MRNews.com,- Pleno pengurus DPD KNPI Kota Ambon beberapa waktu lalu meminta Ketua DPD KNPI Ambon Michael Adam dievaluasi dan agar segera masukan laporan pertanggungjawaban (LPJ) program kegiatan selama 2021 pasca pelantikan dan rapat kerja (Raker).
Namun hingga kini hal itu belum diresponi. Pengurus DPD maupun kecamatan hingga OKP Cipayung pun habis kesabaran pada sepak terjang Adam. Apakah “kudeta” bakal terjadi lewat digelarnya Musdalub?. Masih menunggu pleno DPD I.
Wakil ketua DPD I KNPI Maluku sekaligus Korda Kota Ambon, Steve Palyama katakan, pengurus KNPI Ambon dan kecamatan maupun OKP Cipayung telah tegas minta ke DPD I Maluku agar Adam dievaluasi karena berbagai hal telah dilakukannya.
“Evaluasi DPD KNPI Ambon bukan pertama kali. Sudah tiga kali dalam setahun. Jadi ini bukan satu momen like and this like untuk serang personal. Sama sekali saya dan DPD I tidak punya kepentingan anulir dia (Adam-red)” sebutnya kepada awak media di Ambon, Jumat (25/2).
Palyama lantas bandingkan kondisi KNPI Ambon saat ini bak mobil Angkot, yang berisi ketua selaku supir dan pengurus serta OKP itu penumpang. Dimana saat supir ugal-ugalan, tentu penumpang resah dan minta pemilik mobil untuk ganti supir.
Sebenarnya kata dia, beberapa kali evaluasi itu ada ruang dari DPD I bagi Ketua Adam untuk bisa lakukan perbaikan lagi terhadap internal dengan semua masalahnya. Tapi tidak dimanfaatkan dan berujung pada protes OKP dan kecamatan.
“Paling lambat Minggu depan atau dua Minggu lagi DPD KNPI provinsi akan pleno untuk evaluasi 11 Kabupaten/Kota dan yang paling urgen itu Kota Ambon. Hasilnya seperti apa nanti dilihat. Kalau sampai pada Musdalub, tergantung pleno,” terang Steve.
Sementara itu, Sekretaris DPD KNPI Ambon Adam Hehanussa tambahkan, masalah yang terjadi sebenarnya bisa diselesaikan secara baik-baik, dengan kepentingan organisasi hal utama, namun ketua tidak cakap merespons dua kali hasil pleno.
“Pleno kedua ketua tidak hadir dan berikan LPJ. Maka pengurus simpulkan harus ada evaluasi sebab banyak kesalahan dibuat tak saja di internal tapi eksternal. Ketua buat kegiatan semaunya diluar hasil Raker, tidak libatkan pengurus. Semua catatan ini sudah diberikan ke DPD I,” pungkasnya. (MR-02)











Comment