AMBON,MRNews.Id.- Perempuan Indonesia Maju (PIM) Maluku di hari Kebaya Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 Juli menjadi momentum penting untuk menggelar Parade Kebaya dengan tema, ‘Mari Katong Berkebaya: Kebaya Cole, Warisan Budaya Perempuan Maluku’, mari kita jaga, lestarikan, dan wariskan Kebaya Cole kepada generasi mendatang.
Parade Kebaya Cole akan diikuti organisasi perempuan Maluku, siswa Paud, TK dan Sekolah Dasar di Kota Ambon Bahkan perwakilan PIM dari Kabupaten lain dengan total yang menyatakan hadir sekitar 4000 orang .
Kegiatan Parade Kebaya akan digelar Sabtu (25/7) pukul 07:00 Wit hingga selesai dengan mengambil area di Gong Perdamaian.
Ketua DPD PIM Provinsi Maluku, Ir Rimaniar Julindra kepada media mengaku jika organisasi yang dipimpinya dari berbagai kalangan profesi dan sudah terbentuk di 7 kabupaten dan kota di Maluku dengan berbagai program sosial yang akan dijalankan.
“Kita punya program pemberdayaan masyarakat seperti bidang sosial, ekonomi, pariwisata, lingkungan hidup, sosial kemasyarakatan, kesehatan, pendidikan, dan banyak lainya.
Sebagai organisasi yang khusus merangkul perempuan maka berbagai kegiatan akan dijalankan terutama kegiatan yang berhubungan dengan sosial.
Hari Kebaya Nasional menjadi moment bagi PIM Maluku untuk menggelar Parade Kebaya agar membudayakan penggunaan Kebaya Cole.
Menurutnya, budaya hanya akan tetap hidup jika terus dikenakan, diperkenalkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, pelestarian Kebaya Cole tidak boleh berhenti sebagai simbol semata, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, komunitas, organisasi perempuan, hingga pemerintah.
Ia berharap Kebaya Cole tidak hanya dikenal di Maluku, tetapi juga semakin mendapat pengakuan di tingkat nasional sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia yang lahir dari perempuan Maluku.
” Sebagai Ketua DPD PIM Maluku saya mengajak seluruh perempuan di Maluku menjadikan Hari Kebaya Nasional sebagai momentum untuk semakin mencintai budaya sendiri, ” ujarnya.
Sementara itu ketua Panitia Pengukuhan dan Rakerda DPD PIM Maluku, Dr. Alwiyah Fadlun Alyadrus, S.H., M.H., mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk turut memeriahkan perayaan tersebut dengan mengenakan Kebaya Cole bersama keluarga sebagai kebanggaan perempuan Maluku.
Dikatakan parade yang digelar menjadi bukti nyata bahwa Kebaya Cole tetap hidup, dicintai, dan menjadi kebanggaan perempuan Maluku.
Karena itu untuk menambah semarak acara, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik yang akan diundi bagi masyarakat yang hadir.
Alwiyah menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai organisasi perempuan di Kota Ambon, Pemerintah provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, perusahaan swasta, serta sejumlah mitra yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat.
” Jadi acara kita ini tidak terlepas dari dukungan dari sponsor kami diantaranya, LC beauty, PLN bahkan pemerintah provinsi dan pemerintah kota Ambon serta pihak-pihak lain yang turut berkontribusi demi suksesnya Parade Kebaya Cole, kami menyampaikan terimakasih untuk setiap dukungan” tutupnya. (MR-02)






Comment