AMBON,MRNews.com – Ikatan Keluarga Tehoru-Telutih (IKAT) Maluku lakukan unjuk rasa ke DPRD Provinsi Maluku, Rabu (20/07).
Belasan massa ini mendesak bertemu Ketua DPD Demokrat Maluku Roy Pattiasina yang juga wakil ketua komisi I DPRD Maluku untuk segera mencopot Djailani Tomagola dari jabatan Ketua DPC Demokrat Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Pasalnya, mereka menilai Djailani yang juga anggota DPRD Malteng tersebut tidak pantas menjabat ketua DPC Demokrat.
Diketahui, Djailani terkenal temperamen.
Sering mengeluarkan kata-kata tak pantas serta kerap mengintimidasi orang, jika ada masalah dengannya.
“Copot orang ini (Tomagola) dari Ketua DPC Demokrat Malteng. Saya kenal banyak kader demokrat, dan tidak seperti Djailani Tomagola. Beliau (Djailani) akan perburuk citra Demokrat di Tehoru-Telutih,” kata Santos Walalayo, Koordinator Lapangan (Korlap).
Ditegaskan, peristiwa ricuh di gedung DPRD Malteng beberapa waktu lalu, tentu sangat mencederai Partai Demokrat, sebab aktornya, Tomagola.
Menurutnya, Djailani yang merupakan politisi asal Demokrat, telah dengan sengaja mengajak dua anaknya untuk melakukan tindakan premanisme terhadap dua anggota DPRD Malteng.
“Dari video yang beredar di medsos, jelas terlihat keangkuhan Djailani dan anaknya. Gedung DPRD dibuat seperti ring tinju. Jadi kami mohon ada keseriusan dari DPD Demokrat Maluku atas masalah ini,” terangnya.
Dia juga meminta DPD Demokrat Maluku segera menyurati Djailani Tomagola untuk kemudian dievaluasi.
“Sebab jika tidak, maka dikhawatirkan tindakan ini akan berulang, yang juga kemudian akan mempengaruhi jumlah suara Demokrat di baik kecamatan Telutih dan Tehoru,” pungkasnya. (MR-03)










Comment