by

Presiden Micronesia Bakal Kunjungi Ambon

-Maluku-1,599 views

AMBON,MRNews.com,- Presiden Federal State Of Micronesia (FSM), Pieters M. Cristian dipastikan akan berkunjung ke Kota Ambon, Provinsi Maluku. Kedatangannya sebagai tamu negara atas undangan Presiden RI, Djoko Widodo sekaligus mengunjungi Maluku, karena beliau merupakan keturunan Indonesia yang berasal dari Maluku dan merupakan generasi ketiga di Micronesia.

“Beliau diundang oleh Bapak Presiden, karena beliau juga memiliki asal-usul dari Maluku, sehingga beliau juga ingin secara khusus mengunjungi Maluku khususnya di Ambon. Rencana kunjungan beliau tanggal 21 Juli mendatang,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Hamin bin Tahir kepada wartawan, usai memimpin rapat pra persiapan kedatangan Presiden Mikronesia di antai 2 Kantor Gubernur Maluku, Rabu (11/7/2018).

Ketika ditanya, siapa saja yang akan mendampingi Presiden selama kunjungannya nanti, Sekda mengaku sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi. Namun segala persiapan terus dimatangkan.

“ Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) belum menjelaskan detail. Nanti ada rapat persiapan lagi hari Jumat (13/7/2018). Hari ini kan masih pra, masih tentatif semua. Jadi belum tahu ada berapa orang yang datang,” terangnya.

Selama berada di Kota Ambon, lanjut Sekda, Presiden Micronesia akan mengisi kuliah umum di Universitas Pattimura (Unpatti) serta mengunjungi home industry. Koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna pemantapan jadwal kunjungan perlu dilaksanakan sejak dini.

“Tadi kan hadir Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta OPD lainnya. Mereka minta ke kita, kalau ada bisnis yang ada, itu semua kita tampilkan, UMKM atau home-home produksi,” bebernya.

Pertimbangan waktu kunjungan yang singkat, maka home-home industry yang akan dikunjungi nanti, menurut Sekda, akan dikonsentrasikan di satu titik untuk efisiensi waktu.

“Jadi di lokasi kita akan tampilkan hasil home industry masyarakat kita, seperti abon ikan, ikan asar, jus pala, keripik, untuk ditampilkan,” paparnya.

Pemprov juga, kata Sekda, akan menawarkan jadwal kunjungan ke destinasi wisata berbasis bahari, untuk pengenalan potensi daerah. Karena kunjungan Presiden ini, harus dilihat sebagai perekat budaya dan ekonomi serta sarana membangun kerjasama antar negara.

“Kunjungan ini sangat positif, apalagi kita termasuk rumpun Melanesia sama seperti negara Micronesia, sehingga budaya bisa jadi perekat. Dengan begitu, kita akan coba membangun kerjasama dengan negara-negara Pasifik Selatan yang notabene-nya ada keturunan dari Maluku. Bahkan permintaan pak Gubernur, kalau ada waktu luang, bisa ada kegiatan tambahan. Bisa melihat pantai atau wisata lainnya di Ambon untuk memperkenalkan Maluku,” tukasnya.

Sementara itu, usai rapat koordinasi bersama Pemprov Maluku, Rima Cempaka dari Direktorat Asia Timur dan Pasifik, Kemenlu RI menerangkan, selain Ambon, Presiden Micronesia akan mengunjungi Bandung, Jawa Barat dan Jakarta, yang akan dilaksanakan tanggal 17–24 Juli 2018. Karenanya, setelah rapat pra persiapan, selanjutnya akan dilakukan rapat lanjutan di Jakarta untuk memfinalisasi rencana kunjungan.

“Presiden Micronesia akan berkunjung ke Indonesia pada 17-24 Juli. Itu sebenarnya kunjungan kenegaraan guna memenuhi undangan Bapak Presiden RI. Dan disela-sela kunjungan tersebut, akan berkunjung juga ke Ambon melihat kampung halaman, karena beliau bagian dari keluarga besar Diaspora Indonesia keturunan Ambon yang merupakan generasi ketiga di Micronesia,” jelas Rima.

Rima melanjutkan, kunjungan kenegaraan seperti ini sangat baik bagi Indonesia khususnya Provinsi Maluku. Walaupun masih penjajakan, namun sebagai negara sahabat ada berbagai kemungkinan kerjasama yang bisa saja terjadi.

“Itu masih penjajakan kerjasama awal. Jadi lebih pada penjajakan kerjasama kedepan, misalnya kita bisa jajaki people to people, kerjasama antar daerah atau kerjasama antara Kota Ambon dengan kota Palikit atau kerjasama misalnya di bidang kebudayaan,” tutup Rima.(**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed