AMBON,MRNews.com,- Polda Maluku menggelar penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah panitia, pengawas, peserta, dan orang tua/wali seleksi penerimaan Taruna/I Akpol, Bintara dan Tamtama Polri tahun 2023.
Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif memimpin dua kegiatan tersebut di ruang rapat utama Markas Polda Maluku Kota Ambon, Selasa (18/4/2023).
Seluruh pejabat utama Polda Maluku termasuk Wakapolda Brigjen Pol Stephen Napiun beserta para panitia internal maupun eksternal turut hadiri kegiatan itu.
Kapolda meminta seluruh peserta dan panitia termasuk perwakilan orang tua agar dapat menjalankan apa yang sudah diucapkan dalam sumpahnya.
“Apa yang sudah kita ucapkan dalam sumpah kita harus dilaksanakan karena apa yang kita ucapkan dalam sumpah adalah tanggungjawab kita dengan Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.
Animo masyarakat untuk menjadi anggota Polri, kata Kapolda, cukup tinggi. Sehingga yang akan bersaing pun cukup tinggi yaitu kurang lebih 3.600 orang peserta untuk seluruh Maluku.
“Saya doakan agar kalian peserta yang mengikuti seleksi bisa melaksanakannya dengan baik dan lancar hingga kalian bisa lulus menjadi anggota Polri,” pintanya.
Selama ini akui Kapolda, dirinya terus berjuang mendapatkan tambahan kuota penerimaan. Harapannya Polda Maluku juga bisa mendapatkan tambahan personel agar bisa secara maksimal melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat di Kepulauan Maluku.
“Saya selalu berjuang untuk mendapatkan tambahan kuota agar Polda Maluku juga bisa mendapatkan tambahan personel baru untuk mendukung tugas-tugas Kepolisian di wilayah Maluku,” ungkapnya.
Irjen Latif menekankan dalam seleksi penerimaan anggota Polri jangan sampai ada spekulasi atau perbuatan yang tidak benar hanya untuk meloloskan peserta.
“Saya minta jangan ada yang ingin dirinya lulus dalam seleksi nanti lalu gunakan cara-cara tidak benar. Sebab saya selaku Kapolda juga tidak bisa meluluskan peserta dalam seleksi karena yang meluluskan peserta itu dirinya sendiri,” tegasnya. (MR-02)








Comment