AMBON,MRNews.Id.- Seorang oknum Polisi yang saat ini sementara bertugas di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, diduga menghamili anak gadis orang di Desa Rajawali, Kecamatan Banda.
Parahnya lagi, oknum Polisi tersebut sudah beristri, sehingga menghebohkan warga setempat, karena mencoreng internal institusi Kepolisian yang saat ini sementara berbenah ditengah sorotan publik.
“Saat ini di Banda sudah heboh kalau ada oknum Polisi yang sudah beristri menghamili anak gadis orang,” seperti yang diberitakan DINAMIKAMALUKU. COM.
Lantas, siapa oknum Polisi yang diduga menghamili anak gadis orang, dia enggan menyebutkan namanya. Menurut dia, ini menyangkut nama baik institusi Kepolisian yang mesti dijaga.
“Tapi yang pasti peristiwa oknum Polisi hamili gadis orang sudah menjadi konsumsi publik. Tapi biarlah internal Kepolisian melacaknya,”bebernya.
Untuk itu, dia berharap, Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof Dr Dadang Hartanto, memerintahkan jajarannya mengecek kebenaran.”Ini agar tidak menjadi informasi liar dan menjadi presepsi miring ditengah masyarakat, sehingga perlu ada sanksi tegas,”harapnya.
Sementara itu, Kapolsek Banda, Iptu Muslim Noh Renuf mengaku, terkait informasi oknum Polisi diduga menghamili anak gadis orang, sudah menjadi perbincangan hangat warga Banda. Namun, ingat Kapolsek, belum mengetahui nama anak gadis yang dihamili oknum Polisi bejat itu.
“Memang beredar seperti itu (oknum Polisi diduga hamili gadis orang). Tapi sampai sekarang belum ada laporan Polisi. Apalagi, ini bukan anggota Polsek Banda. Dia oknum anggota Pol Airud. Jadi memang Direktoratnya beda,”kata Kapolsek.
Secara terpisah, salah satu pengamat kebijakan publik, Herman Siamiloy, berharap, ada atensi serius dari Kapolda Maluku, menertibkan anak buahnya yang merusak citra Kepolisian.”Saya kira prilaku oknum Polisi yang mencederai nama baik institusi Kepolisian, harus mendapat perhatian serius,”kata Siamiloy.
Dia kuatir, jika ada pembiaran oknum Polisi yang diduga menghamili anak gadis orang, ada presepsi miring kalau ada oknum Polisi yang berbuat tercela mendapat perlakuan khusus.”Nah, publik menanti perhatian serius perhatian Pak Kapolda Maluku dan jajaranya. Oknum Polisi tersebut harus mendapat sanksi tegas,”pungkasnya. (**)









Comment