by

Habiskan Rp 18,9 M, Ruas Jalan Kairatu-Hunitetu Tak Tuntas

AMBON,MRNews.com.- Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Nunuasiwa (IPPMN) Seram Bagian Barat, melakukan aksi demo damai di DPRD Provinsi Maluku.

Demo tersebut terkait pembangunan ruas jalan raya Kairatu sampai Hunitetu sebagai jalan provinsi yang dikerjakan tidak sesuai dengan total anggaran yang telah dicairkan.

Aksi demo tersebut mempertanyakan, kucuran dana dari APBD Provinsi Maluku melalui Dinas PUPR Provinsi Maluku sebanyak tiga tahap dengan total anggaran sebesar Rp 18,9 Miliar.

Menurut Igo dari IPPMN, jika sesuai data lapangan ada pengerjaan 5 kilo ruas jalan hotmix ditambah dengan 1 kilo ruas jalan lapen. Sayangnya fakta dilapangan tidak sesuai kenyataan lapangan.

Sebab menurutnya, jika terkait anggaran yang telah diluncurkan maka semestinya jalan tersebut mesti tuntas. Sayangnya jalan yang layak belum juga bisa dinikmati masyarakat di Bumi Saka Mese Nusa.

“Jika dibandingkan dengan kondisi pengerjaan jalan dengan anggaran maka patut dipertanyakan sebab tidak sebanding dengan anggaran yang dikucurkan. Karena itu sebagai anak Seram Bagian Barat mempertanyakan kinerja PUPR Provinsi ” ujar Igo saat audience dengan Ketua Komisi III DPRD Maluku, Richard Rahakbauw, di DPRD Maluku, Senin (11/12).

Rahakbauw menegaskan, sebagai ketua komisi III merespon apresiasi yang disampaikan IPPMN dengan menindaklanjuti dengan mengagendakan pertemuan bersama dengan PUPR Provinsi yang juga dihadiri IPPMN.

“Sebagai ketua komisi III memberi apresiasi atas apa yang disampaikan. Karena itu besok kita akan undang Dinas PUPR Provinsi Maluku bersama dengan Komisi III dan IPPMN untuk kita bicara bersama” ujar Rahakbauw.

Karena itu, dirinya berharap IPPMN bisa menyiapkan data yang valid sehingga saat pertemuan bisa menyampaikan dengan benar. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed