by

Berbagi di Tapal Batas, Danrem Ajak Pemuda/i Desa Ustutun-Wetar Masuk TNI

AMBON,MRNews.com,- Sebagai wujud perhatian kepada prajurit dan masyarakat, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold Ritiauw mengunjungi wilayah Pulau Terluar daerah Tapal Batas di Pulau Lirang Desa Ustutun Kecamatan Wetar Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Minggu (23/1).

Danrem Ritiauw bertatap muka dengan masyarakat setempat sekaligus memberi arahan tentang pentingnya kemanan dan ketertiban dalam hidup bermasyarakat, demi mewujudkan kehidupan yang damai dan sejahtera.

Jenderal Bintang Satu itu mengajak putra putri desa Ustutun untuk bergabung mengabdikan diri di TNI. Sebab saat ini pendaftaran TNI AD sudah dibuka secara online.

“Silahkan bapak/ibu mendorong putra putrinya yang berminat untuk mendaftarkan diri. Nanti kita akan seleksi yang terbaik untuk didik menjadi seorang tentara. Bila punya keinginan siapkan dari sekarang putra putri kita,” pinta Ritiauw.

Selain tatap muka, Danrem juga menyerahkan bantuan kepada Gereja Rehobot Lirang yang masih dalam tahap pembangunan. Bantuan diterima Ketua Majelis Jemaat GPM Lirang, Pdt. Arthur Seiteraya.

Tak hanya itu, Ritiauw juga memberikan paket bantuan Alquran kepada jamaah Masjid setempat dan Alkitab bagi umat Jemaat Gereja Rehoboth.

Serta bantuan perlengkapan olahraga berupa bola voly dan bola sepak kepada SD, SMP dan SMK Kelautan di Pulau Lirang.

Usai dengan masyarakat, Danrem dan rombongan bergerak menuju lokasi pos pengamanan Pulau Terluar di Dusun Manuha Desa Ustutun.

Disana, putera asli TNS itu melakukan pengecekan dan memberi arahan sekaligus motivasi kepada 10 orang anggota pos dari Yonif 731/Kabaresi disalah satu pulau terluar Indonesia ini.

“Tugas operasi adalah tugas mulia. Tak ada musuh disini, selain hawa nafsu atau diri sendiri. Kehadiran Satgas Pamputer disini bukan untuk menimbulkan masalah, tetapi kehadiran kita untuk membuat masyarakat merasa aman dan nyaman,” ingatnya.

“Lakukan koordinasi yang baik dengan berbagai unsur, hiduplah rendah hati dan saling membantu. Jangan melakukan pelanggaran sekecil apa pun dalam melaksanakan tugas,” tegas Danrem.

Selepas dengan Anggota Pos Pam Puter, Danrem lalu mengunjungi Tugu Tapal Batas antara NKRI dgn RDTL di Pulau Lirang, sekaligus upacara menurunkan bendera Merah Putih yang telah sobek dan diganti dengan bendera baru. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed