AMBON,MRNews.com,- Supporter fanatik negara Belanda di Kota Ambon kembali lakukan konvoi di jalan-jalan protokol walau tim kesayangannya tidak berhasil menang di match kedua grup A Piala Dunia versus Ekuador.
Anak asuhan Louis Van Gaal itu hanya bermain imbang 1-1, berkat gol pemain nomor punggung 8, Gakpo yang dibalas Ener Valencia di babak kedua, Sabtu (26/11).
Namun konvoi pun tidak berlangsung lama sebab langsung dibubarkan aparat gabungan TNI POLRI yang sedang lakukan patroli skala besar terutama di jalan Pattimura dan kawasan Trikora.
Pantauan media ini di lapangan, sejumlah motor konvoi besar bersama bendera Belanda diikatkan pada bambu/kayu sempat diamankan aparat guna hindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Dantim Patroli Skala Besar, Ipda Jhon Salhuteru menyebut, patroli skala besar ini
untuk amankan situasi kota Ambon dan menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), yang mana prioritas saat Timnas Belanda bertanding.
“Masa pendukung Belanda kita tahu sangat besar di Ambon. Sehingga patroli skala besar ini dilakukan untuk amankan situasi dan menjaga Kamtibmas. Hal ini sesuai
perintah bapak Kapolda,” sebutnya.
Menurutnya, dua titik yang jadi fokus patroli skala besar aparat gabungan TNI POLRI yaitu jalan Pattimura dan kawasan Trikora. Dimana untuk pengamanan dua titik itu, 86 personil TNI POLRI diturunkan.
Namun Salhuteru mengaku, pihaknya tidak sampai memblokade jalan. Karena ada pengguna jalan lain yang bukan fans Belanda juga beraktivitas dan tidak berkonvoi.

“Patroli skala besar ini kita lakukan seminggu tiga kali bukan hanya saat Belanda tanding tapi selama piala dunia Qatar berlangsung. Dengan tujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.
Dirinya pun menghimbau agar para fans fanatik tak saja Belanda namun negara lain pun tetap tertib rayakan kemenangan fansnya, dengan tidak ciptakan konflik dan tetap wujudkan damai, aman hingga selesai piala dunia.
Pantauan lain juga, konvoi kendaraan dari kawasan jalan Sirimau disekat kendaraan aparat tepat di gerbang masuk selepas pertandingan Belanda versus Ekuador kurang lebih satu jam dan hingga kini belum dibuka. (MR-02)








Comment