AMBON,MRNews.com– Sebanyak 135 siswa SMP Negeri 3 Ambon mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tahun 2018 bersama dengan ribuan siswa lainnya di kota Ambon, Maluku dan Indonesia, Senin (23/4) hingga Kamis (26/4). 135 siswa tersebut dibagi dalam tiga sesi ujian.
Sekretaris Kota Ambon A.G.Latuheru berkenan membuka pelaksanaan UNBK di SMPN 3 Ambon.
Latuheru mengungkapkan, untuk tahun 2018 ini, Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/Sederajat diikuti 6830 siswa. Dimana 1283 siswa ikut UNBK, sisanya UN berbasis kertas pensil.
“Dalam pantauan saya sebelum dan proses ujian berlansung, tidak ada masalah-masalah berarti. Semua berjalan dengan baik dan saya berharap sampai selesai nanti tidak ada hambatan,” ujar Latuheru, Senin (23/4)
Selain itu berdasarkan laporan kepala sekolah, menurut Sekkot, pelaksanaan UN di SMPN 3 Ambon tidak ada masalah. Sistim internetnya berjalan dengan baik, termasuk kelistrikan yang sudah di tambah dayanya bahkan pihak PLN sudah siagakan satu buah genset.
“SMPN 3 ini merupakan salah satu diantara 12 sekolah yang menggelar UNBK tahun 2018 ini. Sehingga harapan kami tahun 2019, bukan hanya 12 sekolah saja namun seluruh sekolah bisa ikut UNBK,” ungkap Latuheru.
Untuk menunjang itu semua, kata Latuheru saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lagi memasang jaringan internet di Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel) dan pada akhir tahun 2018 sudah bisa dipergunakan. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi sekolah-sekolah di Kota Ambon untuk tidak menggelar UNBK di sekolahnya.
“Membentuk kualitas sumber daya manusia tidak hanya secara parsial saja tapi harus komprehensif supaya penilaian kemampuan siswa di Ambon seluruhnya sama,” demikian Latuheru. (MR-05)









Comment