by

Walikota “Ijinkan” Korban Kebakaran Pasar Gambus Pulang Dengan Catatan

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Penjabat Walikota Bodewin Wattimena terus mengambil kebijakan, kali ini dengan mengijinkan korban kebakaran pasar Gambus kembali ke lokasi awal mereka.

Diketahui, 96 Kepala Keluarga (KK) kawasan Pasar Gambus Belakang Kota Kelurahan Uritetu sejak Mei 2023 lalu menempati lantai II Pasar Gotong Royong sebagai tempat tinggal sementara.

Wattimena mengaku, kepindahan warga korban kebakaran ke tempat tinggal awal mereka untuk waktu sementara hingga 31 Desember 2023, sesuai kesepakatan tertulis yang diteken sebelum. Setelahnya akan dibongkar rata.

“Kesepakatan kita itu bukan setelah kebakaran. Jauh sebelum itu, Pemkot sudah bersepakat dengan 96 KK setempat. Perjanjian diatas meterai, sebelumnya 31 Desember 2023, mereka sudah kosongkan itu lokasi,” jelasnya di Ambon, Senin (12/6).

Pemkot kata dia, masih dalam komitmen awal. Sebab kejadian kebakaran terjadi diluar perkiraan dan sesudah kesepakatan terbangun.

“Kita tetap komitmen, sudah pertegas pula ke Ketua RT dan warga. Setelah 31 Desember, mereka kosongkan lokasi baru kita tata. 1 Januari 2024 kita ratakan semua disana,” terang Wattimena.

Karena itu lanjutnya, Pemkot tidak akan bangun hunian semi permanen di lokasi kebakaran. Namun menjadi inisiasi warga sendiri yang akan bangun, sekedar tinggal sementara. Sebab rata-rata mereka berprofesi buruh pelabuhan dan pedagang asongan.

“Silahkan mereka mau bikin seperti apa, tiap saat 31 Desember 2023 sudah harus keluar tinggalkan lokasi itu. Pokoknya tidak ada tarik menarik dan negosiasi. Intinya, 1 Januari 2024 kita ratakan dengan tanah, sebab sudah ada pernyataan diatas meterai,” jelasnya.

Terkait kebijakan ini, pihaknya kata Walikota, juga sudah berkoordinasi dengan Kapolresta Ambon. Demikian pula monitoring akan tetap dilakukan agar tidak boleh ada bangunan permanen. Cukup seadanya untuk enam bulan kedepan.

“Setelah ditata 31 Desember, lokasi disana akan dibuatkan parkiran untuk truk yang ada di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso. Sekaligus akan dibuat lapak yang bagus untuk mereka (warga setempat-red) berjualan makanan, tidak yang lain,” kunci Wattimena. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed