by

Usai Beli Rokok, Anggota Kodam Pattimura Dua Kali Ditikam di Lapmer

AMBON,MRNews.com,- Kopral Dua (Kopda) Benyamin Masella, anggota Provost-1 Denmadam XVI Pattimura harus mendapat perawatan intensif lantaran dianiaya sejumlah pemuda, Brian Cs.

Kejadian penganiayaan berujung penikaman itu terjadi di Lapangan Merdeka (Lapmer) Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Senin (3/7/23) pukul 01.40 Wit.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Raja Arthur L Simamora menjelaskan, akibat penikaman itu, korban mengalami luka tusuk pada bagian paha kanan sebanyak dua tusukan.

Menurut keterangan saksi, Silva Tan (30)
warga Kayu Tiga RT 001/RW 03 Soya Kecamatan Sirimau Kota Ambon yang adalah pedagang kaki lima di Lapmer, korban saat itu dalam keadaan mabuk datang guna membeli rokok.

Saat membeli rokok, korban membayar dengan uang tunai sebesar Rp 50.000. Tetiba pelaku Cs (dalam lidik) mengangkat tangan kepada saksi dan mengatakan agar mengembalikan uang korban sebesar Rp 20.000 saja.

Silva Tan tak menuruti keinginan para pelaku. Dia kemudian mengembalikan uang korban sebesar Rp 30.000 sesuai dengan harga rokok yang dibeli oleh korban, Rp 20.000.

Namun setelah mengambil rokok dari Silva Tan, korban pun sempat mengeluarkan kata makian kepada Cs, dan setelah itu korban langsung pergi.

Tak terima dimaki, para pelaku mengejar korban. Keributan tak bisa dihindari antar kedua pihak. Saksi pun mendengar hal itu.

Tak berselang lama kemudian, saksi melihat korban sudah terjatuh bersimbah darah, karena ditikam para pelaku itu.

Anggota Polsek Sirimau yang mendapat informasi menuju TKP dan mengamankan para saksi serta membawa korban ke RS Sumber Hidup guna mendapatkan tindakan medis.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Raja Arthur L Simamora saat dikonfirmasi terkait kejadian itu mengaku, saat ini pelaku Cs dalam Lidik (penyelidikan) oleh pihak kepolisian.

“Saat ini korban masih berada di RS Sumber Hidup guna mendapat perwatan medis. Dari hasil pemeriksaan medis, korban alami dua luka tusuk pada bagian paha sebelah kanan. Hingga saat ini pelaku Cs masih melarikan diri,” demikian Simamora. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed