AMBON,MRNews.com,- Kompetisi Liga 3 region Maluku telah tuntas dihelat, dengan Maluku FC berhasil pertahankan gelar juara dua kali beruntun usai jungkalkan Garuda FC 4-2 lewat drama adu pinalti di lapangan sepak bola Lease Lantamal IX Halong Ambon, Jumat (24/2) lalu.
Sebelumnya, laga big match itu berakhir dengan skor imbang 1-1. Gol Maluku FC disumbang Fangky Pasamba di menit ke-20. Sebelum turun minum, Garuda FC sukses samakan skor menjadi 1-1 di menit 39.
Skors kuat itu bertahan hingga peluit panjang sang pengadil lapangan berakhir. Champions ceremony akan dilakukan di lapangan Lantamal IX Ambon, Senin (27/2) sore ini.
Manager Maluku FC, Saidna Azhar Bin Tahir katakan, kemenangan itu tidak membuat anak asuhnya besar kepala tapi tetap rendah hati. Karena perjuangan panjang masih terus berlanjut ke kancah Liga 3 nasional.
“Saya berharap kepada seluruh pemain, setelah penyerahan piala kita tidak lalu kemudian meluapkan euforia atau kegembiraan berlebihan. Sebab ini bukan akhir perjuangan kita di Liga 3,” tandas Saidna di Ambon, Senin (27/2).
Perjuangan Maluku FC akuinya, masih terus berlanjut di kompetisi Liga 3 nasional. Meski memang, sejauh ini belum ada kepastian terkait kelanjutan kompetisi tersebut pasca tragedi Kanjuruhan-Malang beberapa waktu lalu.
“Kita masih menunggu soal regulasinya. Apakah akan dilanjutkan seperti biasa ataukah ada perubahan regulasi. Tapi prinsipnya kami akan siap dan menunggu apa keputusan terbaru PSSI di masa kepemimpinan pa Erick Thohir,” jelasnya.
Sebagai bagian dari pelaku sepakbola nasional, Maluku FC kata Saidna, tentu berharap PSSI era Erick Thohir bisa membawa perubahan terhadap PSSI yang jauh lebih baik, termasuk tetap melanjutkan kompetisi Liga 3 nasional dengan berbagai prasyarat.
“Kami berharap pada pelaksanaan Liga 3 nasional itu, kualitas kompetisi bisa lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya, dengan berbagai indikasi tidak Fairplay dari wasit sehingga banyak terjadi kericuhan dimana-mana,” harap anggota DPRD Kota Ambon itu.
Selain soal profesionalitas dan kualitas wasit tapi menurut Saidna, diharapkan PSSI lebih bisa menjaga kredibilitas, Fairplay dan sportivitas khusus bagi wasit-wasit yang akan memimpin Liga 3 nasional. Dengan begitu harapan agar tidak ada lagi mafia sepakbola kedepan.
“Mewakili manajemen Maluku FC, kami
berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan di Maluku yang telah mensupport Maluku FC selama ini, termasuk teman-teman media, khususnya pemain dan coach,” tukasnya.
Pihaknya tak lupa meminta ada perhatian dari pemangku kepentingan baik pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku maupun Kota, termasuk BUMN dan BUMD serta swasta yang bisa memberi kontribusi untuk kelangsungan perjalanan Maluku FC di kancah Liga 3 nasional.
“Semoga ini jadi pelajaran dan pengamalan berarti bagi kita. Kita berharap tidak ada lagi bicara Maluku FC secara klub, tapi mari bicara Maluku FC sebagai wakil Maluku yang harus disupport bersama,” harapnya.
“Sepakbola menyatukan kita atas nama Maluku untuk berjuang di kancah nasional. Demi nama besar dan kebanggaan Maluku,” pungkas Ketua PKS Muda Maluku. (MR-02)











Comment