by

Tidak Serius Tangani Konflik Elat, DPRD Warning Pemkab Malra

AMBON,MRNews.com – Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku, Janjte Wenno desak Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) serius dalam penyelesaian bentrok elat, kecamatan kei besar, yang kembali pecah pada Sabtu (12/11).

Hal tersebut disampaikan wenno, selasa (22/11) menyikapi keluhan masyarakat terkait lambannya upaya mediasi yang dilakukan Pemkab Malra.

“Yang pasti kami prihatin, karena masalah Kamtibmas kembali terjadi, semestinya pemkab bisa mengantisipasi dan meredam potensi bentrok sejak awal kejadian,” Kata Wenno.

Menurutnya, ini merupakan rentetan kejadian sebelumnya juga sudah dibawa lewat unjuk rasa masyarakat Banda Eli di DPRD Maluku, seharusnya pemkab sigap menyikapi.

Untuk itu, Politisi Perindo ini menekankan.
Akar permasalahan bentrok harus segera ditemukan, agar penyelesaian bisa efektif lewat jalur rekonsiliasi adat dan hukum positif.

“Pemda beserta aparat kepolisian setempat juga jalin sinergitas agar jangan sampai terulang lagi permasalahan sama yang merenggut korban jiwa dan harta benda,” Tukasnya.

Bakal calon walikota ini juga menambahkan. Pos keamanan juga harus di bangun untuk jangka waktu tertentu sampai masalah ini benar-benar di selesaikan dengan rekonsiliasi sesuai kesepakatan ke dua belah pihak yang terlibat bentrok.

Pasca bentrok yang sudah memakan waktu satu pekan lebih ini, Pemkab dinilai lamban dalam upaya mediasi dan rekonsiliasi.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Malra Muhammad Thaher Hanubun, terpantau masih sibuk seliweran mendampingi kontingen Malra sejak pembukaan Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) Ke-IV yang berlangsung di kota Ambon.

Ironisnya, bantuan berupa pasokan, pangan dan baju layak pakai terus mengalir ke kei besar lewat sumbangan, organisasi, ormas, perorangan dan masyarakat. (MR-03)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed