by

Tidak Ada Kasus Monkey Pox di Maluku

-Maluku-1,693 views

AMBON,MRNews.Id.- Fenomena serta isu

kasus Monkey Pox atau cacar monyet yang terjadi di beberapa daerah di indonesia termasuk di Maluku maka masyarakat diminta tidak panik dengan berbagai opini yang berkembang .

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Dr. Samsila Mona Rumata kepada media melalui release yang diterima redaksi, Minggu (22/9).

Dikatakan Rumata, bahwa sebelumnya ada kasus dengan 1 pasien dengan gejala kelainan kulit pada Kamis, (05/09) di RS Siloam Ambon diberitakan suspect Monkey Pox hanyalah Hoax.

Kemudian pada kasus dengan 4 pasien pada hari Sabtu, (21/09) di Rumkital Dr. FX Suhardjo Ambon yaitu Monkeypox atau cacar monyet atau penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Monkeypox.

Diketahui jika penyakit ini dapat menular dari hewan ke manusia, dan dari manusia ke manusia, dan untuk kepentingan penanganan cepat “fast disclaimer” atas dugaan persebaran penyakit tersebut maka telah dilakukan pemeriksaan laboratoris (laboratory check) PCR, dan hasilnya adalah semua pasien tersebut dinyatakan negatif, dengan demikian 4 pasien yang dirawat hanyalah diagnosa Varicella (Cacar Air).

Ditambahkan di 11 kabupaten/kota di Maluku disimpulkan masih dalam batas zero kasus Monkey Pox, namun demikian kami secara instansional akan tetap mewaspadai penyebaran dari kasus ini pada semua pintu masuk melalui transportasi mulai dari Bandara, Pelabuhan dan juga terminal terhadap setiap orang yang yang keluar dan masuk Provinsi Maluku dengan pihak-pihak terkait, hal ini untuk memastikan provinsi maluku tetap aman dan bersih dari penyebaran virus ini.

Karena itu, Dinas Kesehatan sebagai Leading sektor pembangunan kesehatan di Provinsi Maluku tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap selalu waspada dengan langkah-langkah pencegahan yaitu memperhatikan protokol kesehatan menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan, memakai masker dan bila ada gejala langsung memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Diketahui, Monkey Pox (MPox) adalah penyakit yang disebabkan oleh Virus Monkeypox, sebuah spesies genus Orthopoxvirus, penyakit ini adalah penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, penyakit ini juga dapat menyebar dari manusia ke manusia lewat kontak erat dengan penderita MPox termasuk melalui kulit ke kulit, mulut ke mulut atau mulut ke kulit serta kontak seksual.

“Adapun gejala penyakit ini biasanya disertai demam, sakit kepala hebat, nyeri otot, sakit punggung, lemas, pembengkakan kelenjar getah bening (di leher, ketiak atau selangkangan) dan ruam atau lesu kulit” ujarnya.

Ruam biasanya selama 1-3 hari demam. Ruam atau lesi pada kulit ini berkembang mulai dari bintik merah seperti cacar, lepuh berisi cairan bening hingga nanah kemudian mengeras atau keropeng lalu rontok, jumlah lesi pada satu orang dapat berkisar dari beberapa saja hingga ribuan, ruam cenderung terkonsentrasi pada wajah, telapak tangan dan telapak kaki serta dapat ditemukan juga di mulut,alat kelamin dan mata. (**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed