AMBON,MRNews.com,- Kenyataan pahit dan pedih harus diterima keluarga Sitania di Ambon. Bagaimana tidak, salah satu anggota keluarganya, Marana Tasya J Sitania (36) harus berpulang lebih awal dengan cara yang menyayat hati.
Wanita yang tinggal di Kudamati Ambon itu meregang nyawa karena alami Kecelakaan Lalu lintas (Lakalantas) ditabrak dan terseret mobil Angkutan Kota (Angkot) jurusan Bentas sejauh 5 meter di jalan Sultan Baabullah Senin (17/7).
“Kejadian Kecelakaan Lalu lintas (Lakalantas) itu terjadi tepat diatas jalan Sultan Babullah Kota Ambon depan lokasi cuci mobil Tirta Mandiri,” jelas Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease Ipda Jane Luhukay, Senin.
Korban saat itu mengendarai motor Honda Beat dengan Nopol : DE 4736 NS. Dia diserempet Angkot jurusan Bentas yang dikemudikan Estepanus Kadun (28) dari bagian belakang.
Sialnya, mobil Bentas itu sebelumnya juga telah menabrak motor Yamaha Aerox Nopol : DE 2796 NY milik Laode Nurul Ilman Hamri (22). Namun Nurul selamat dari peristiwa itu.
“Lakalantas antar kedua pemotor dan satu supir Angkot itu mengakibatkan pengendara motor Honda Beat meninggal dunia,” terang Luhukay.
Lakalantas itu kata dia, berawal saat ketiganya bergerak dari satu arah yaitu kantor Hukum dan HAM Maluku di Talake hendak menuju ke arah Masjid Alfatah, dengan posisi motor Honda Beat berada di depan, disusul Yamaha Aerox.
Setiba di TKP, saat itu datang dari arah belakang mobil Angkot jurusan Bentas dan tiba-tiba menabrak motor Yamaha Aerox dan selanjutnya menyerempet motor Honda Beat yang beriringan.
“Usai ditabrak, mobil angkot itu juga menyeret pengendara Honda Beat sekitar 5 meter. Korban alami luka berat sehingga dilarikan ke RS Alfatah Ambon. Namun saat dalam perawatan beberapa menit, nyawa korban tidak bisa ditolong,” jelasnya.
Sementara sopir Angkot, Estepanus Kadun sambung Luhukay, pasca kejadian juga sudah ditahan di Polresta Ambon demi proses hukum lebih lanjut untuk pertangungjawabkan perbuatannya. (MR-02)











Comment