AMBON,MRNews.Com.-Ketua Umum Forum Penyelamat Olahraga (FPO) Maluku meminta kepada pimpinan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Maluku untuk mencopot Wasit Karate Maluku,Yopie Angwarmase alias YA dari jabatanya.
Alasannya YA, pria status menikah ini bukan lagi laki-laki sejati yang harus dipertahankan dari jabatan wasit berlisensi nasional. melainkan dia sudah melakukan perbuatan yang sangat mencorengkan nama baik olahraga di Maluku.
Sebagaimana pemberitaan beberapa media online,dan media cetak di Kota Ambon pada Edisi Senin (1/10) terkait perbuatan YA yang menghamili anak orang bermodus menandatangani surat pernyataan abunawas sepihak untuk menggapai hari wanita idaman itu, sangat menurunkan harkat dan martabat Olahraga Maluku dan lebih khusus keluarga korban atau ES sendiri.
“Dari persoalan ini saya mendesak pimpinan Forki Maluku,Pak Kasrul Selan. agar segera mencopot YA dari jabatannya karena perbuatan yang dia lakukan sudah membuat nama baik Forki Maluku tercoreng akibat perbuatan YA sendiri,”Sahut Ketua Umum FPO Maluku, Joses Dos Santos Walalayo kepada insan pers di Ambon,Senin (1/10) siang.
Selain itu,dirinya juga meminta pengurus Forki Maluku agar dapat merekomendasikan kepada pengurus Forki di Jakarta untuk menggantikan YA dengan orang lain atau memecat langsung yang bersangkutan dari jabatan Wasit Nasional.
Kemudian sementara langkah pencopotan YA dilakukan,dirinya juga meminta agar mulai dari sekarang aktifitas YA selaku pengurus Forki Maluku dan Wasit segera dicabut sehingga YA tidak lagi melakukan aktifitas menggunakan nama organisasi Forki.
“Teruntuk kepada pihak keluarga agar segera melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib.
Dan terkait laporon keluarga korban yang sudah melaporkan ke pengurus Forki Maluku dan di Pusat agar pihak pengurus segera mendukung dan menindak lanjuti hal ini,”Tegas Walalayo.
Dirinya menambahkan,apabila pihak Forki tidak meresponi persoalan tersebut.maka dipastikan dirinya bersama Forum Penyelamat Olahraga Maluku akan melakukan aksi demostrasi di Kantor Sekertariat Forki Maluku dan Kantor KONI Maluku untuk mempertanyakan masalah dimaksud.
“Kami akan menyurati KONI Maluku untuk setiap kegiatan Forki segera ditanggukan sampai proses permasalahan ini benar-banar diselesaikan melalui alur yang sebenarnya.ini bukan sebuah ancaman tapi bagi saya ini langkah peringatan bagi pengurus Forki Maluku maupun di Pusat.jangan marah kalau kami tak segan-segan menyurati KONI Pusat dan Kemenpora supaya menyikapi hal ini,”Pungkasnya.
Sekedar tahu saja,Yopie Angwarmase (44),wasit Nasional dari Maluku ini, bermaksud menggapai kepuasaan napsu bejatnya, dengan membuat surat pernyataan pribadi di kafe Tradisional Joas, Jalan Said Perintah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Surat pernyataan abunawas itu dilakukan dengan tujuan agar meluluhkan hati ES,(24), wanita yang kini telah berbadan dua akibat perbuatannya sendiri.
Sayangnya ketika dimintai pertanggungkawaban YA selalu saja berkelit seakan-akan tidak tau perbuatan tak terpuji itu.
Ketika dikonfirmasi menyangkut surat pernyataan yang dibuatnya itu, pada Minggu (30/9),Malam, YA mengakuinya.
’’Ya memang benar surat pernyataan itu saya yang buat,’’ Kata YA. Namun disinggung sejauh mana tanggung jawabnya telah menghamili ES, YA berkelit dirinya tengah di jalan dan lagi ramai sehingga setibanya di rumah baru dirinya mengontak wartawan. Akan tetapi YA menolak diberitakan sebelum dilakukan pembicaraan empat mata dengan wartawan.(MR-03).











Comment