AMBON,MRNews.Com.-Surat Keputusan Pengurus Besar Forki yang berisi penjatuhan larangan memimpin pertandingan karate selama 18 bulan terhadap Yopie Angwarmasse,(48), akhirnya dikirim melalui saluran whatsapp kepada Pengurus Provinsi Forki Maluku dan yang bersangkutan pada pekan lalu.
’’Suratnya sudah dikirim melalui WA ke ketua dan pengurus Forki Maluku yang lain,serta kepada saudara Yopie ( Angwarmasse sendiri kira-kira seminggu lalu,’’ ungkap salah satu pengurus Forki Maluku kepada pers di Ambon, akhir pekan kemarin.
Menurut sumber terpercaya Media ini, SK skorsing YA sudah dikirim PB Forki langsung ke nomor WA Ketua Pengprov Forki Maluku Kasrul Selang, wasit senior Agus Lomo dan oknum wasit karate nasional berlisensi AKF tersebut.
Penjatuhan sanksi terhadap YA dilakukan PB Forki menyusul laporan korban, IS,(24) ke PB Forki dan pengakuan YA kepada Ketua Dewan Wasit PB Forki pada saat membuka kejuaraan Karate Sion Cup 2018 di Sport Hall Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, belum lama ini, bahwa janin di dalam kandungan IS adalah hasil perbuatan bejat YA sendiri.
Namun,YA belum puas menerima keputusan PB Forki atas pelanggaran kode etik wasit yang dia lakukan kepada mantan atletnya,IS,tersebut. Informasi yang diperoleh menyebutkan YA masih menuding keterlibatan oknum-oknum tertentu di Pengprov Forki Maluku untuk menggusur dirinya dari kapasitas wasit karate berlisensi nasional yang disegani pengurus PB Forki.
’’Menurut Yopie kenapa hanya IS (korban) yang dimintai keterangan oleh Forki Maluku, sementara dirinya (YA) tidak pernah dikasih kesempatan membela diri,’’ ujar sumber tersebut menirukan keluhan YA kepada salah satu oknum wasit Forki Maluku secara terpisah.
Dengan penjatuhan sanksi tersebut, praktis selama 2019 hingga pertengahan 2020, YA tidak diperkenankan memimpin pertandingan karate di kancah nasional maupun hanya untuk skala kejuaraan daerah. ’’Kita belum tahu apakah sanksi ini akan berakhir pada saat pelaksanaan PON 2020 di Papua atau sebelum pelaksanaan PON 2020,’’ tanya sumber tersebut seraya meminta namanya tidak dipublikasikan.
Sayangnya ketua Pengprov Forki Maluku Kasrul Selang tidak berhasil dikonfirmasi menyangkut informasi telah turunnya SK skorsing YA ke pihaknya. (MR-03).










Comment