AMBON,MRNews.com,- Praktek bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal di area SPBU Kebun Cengkeh Kecamatan Sirimau Kota Ambon berhasil diungkap Subdit IV tindak pidana tertentu Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Maluku, Kamis (23/11).
Tim yang dipimpin Kasubdit 4 Tipditer Kompol Andi Zulkifli lantas menangkap tangan para pelaku penyalahgunaan JBP (Jenis Bahan Bakar Minyak Penugasan yakni Pertalite).
Mereka yang ditangkap aparat kepolisian adalah sejumlah sopir mobil mewah yang melakukan pengisian BBM berulang-ulang dengan gunakan tangki modifikasi dan jerigen.
Andi katakan, dari hasil pengungkapan kasus, empat (4) orang diamankan petugas. Mereka adalah Fahrul Ode, Muhammad Rizal dan Mulyadi sebagai sopir mobil serta Ahmad Rifai Yasin selaku operator Nosel SPBU.
“Kita amankan mereka yang melakukan tab BBM Pertalite. Jadi memang tidak dibolehkan karena mereka berulang-ulang mengisi di mobil berisi jeringan ataupun juga tangki modifikasi.” kata Andi di Ambon, Jum’at (24/11).
Keempat terduga pelaku praktek ilegal BBM tersebut kata dia, kini diamankan di Mako Krimsus Polda Maluku di Batu Meja kota Ambon untuk penyelidikan lanjutan.
“Tiga unit mobil mewah dan satu mobil pick up yang dipakai operasi bersama belasan jerigen berisi penuh BBM Pertalite turut diamankan aparat sebagai barang bukti,” urai Andi.
Untuk melancarkan praktek tersebut, urai Andi, pihak sopir menggunakan nomor plat mobil ganda, yang jumlahnya mencapai belasan buah untuk satu unit mobil.
Selain itu, untuk mengisi BBM Pertalite berulang ulang juga, para pelaku menggunakan banyak barcode agar bisa berulang masuk ke area SPBU.
“Mereka menggunakan cara dengan memakai beberapa plat mobil sampai belasan plat, kemudian mereka gunakan barcode agar mereka berulang kali masuk mengambil Pertalite,” urainya.
Tentu ini menurut Andi, efeknya banyak. Selain karena terjadi kerugian di masyarakat tetapi praktek ilegal BBM itu juga kerap menyebabkan antrian begitu panjang hingga membuat macet di jalan raya.
“Praktek tersebut telah berlangsung lama, dan menjadi keluhan warga yang kerap mengantri di SPBU,” pungkasnya. (MR-02/Polda)











Comment