by

Siapakah Riska Dwi Latuconsina Yang Menggantikan Cristianie Lumatalale

AMBON,TABAOSNews.Com.- Tidak berangkatnya Cristianie Lumatalale siswa Kelas 10 SMA Negeri 3 Kabupaten Seram Bagian Barat untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Nasional (Paskibraka) untuk upacara 17 Agustus 2024 di Jakarta dan digantikan dengan Riska Dwi Latuconsina SMA Negeri 11 Ambon menimbulkan tanya .

Padahal Cristianie dinyatakan lulus seleksi tingkat kabupaten hingga provinsi dan menjadi salah satu dari empat peserta yang akan diberangkatkan pada tanggal 9 Juni 2024 untuk mengikuti seleksi anggota Paskibra tingkat nasional mewakili provinsi Maluku, secara mendadak digantikan tanpa pemberitahuan resmi.

Hasil tes nilai Cristanie terbilang tinggi dengan nilai TWK 75, nilai Tes Intelegensi Umum (TIU) 90, dan nilai wawancara 96, menjadikannya salah satu peserta terbaik.

Keesokan harinya, mereka diarahkan untuk melakukan medical check up di RS Dr. Haulussy Namun, kejanggalan mulai terasa ketika mereka mendapati hasil medis yang dinilai tidak transparan.

Bahkan Cristianie mendapatkan informasi kejanggalan hasil medis bukan dari pihak Kesbangpol maupun pihak Kesehatan, melainkan dari salah satu temannya yang juga sempat turut diberangkatkan dari SBB namun tidak lolos seleksi tingkat provinsi.

Seperti diberitakan sebelumnya jika dirinya Dari sumber terpercaya di Kesbangpol yang bersangkutan tidak memiliki masalah kesehatan yang signifikan, sementara Riska memiliki gigi berlubang dan matanya minus 3,5. Namun, dia tetap dinyatakan lolos dan ikut berangkat ke pusat mengikuti seleksi lanjutan.

” Publik bertanya siapakah Riska Dwi Latuconsina sehingga bisa menggeser Cristianie Lumatalale ? dan di Berangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti seleksi Paskibraka Nasional” tanya Welma Tetelepta anggota Komisi I DPRD Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan.

Bahkan pertanyaan Tetelepta tak mampu di jawab Kepala Kesbangpol Provinsi Maluku, Daniel Indey saat rapat bersama dengan Komisi I dan Komisi IV DPRD Maluku yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut, di Ruang Paripurna DPRD Maluku, Kamis (13/6).

Indey mengaku tidak mengetahui siapa orang tua Riska sehingga bisa lolos untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Nasional di Jakarta .

Teteplepa menilai Indey berbohong dan menyembunyikan identitas siswa Riska Dwi Latuconsina yang dengan mudahnya menggeser posisi Cristianie . Padahal hasil rekam medik Riska tidak dapat diubah dengan sekejap sedangkan Cristianie mempunyai masalah HB yang dari sisi medis bisa diatasi dengan cepat. Walaupun Cristianie sendiri tidak yakin dengan hasil rekam medis karena selama seleksi dirinya merasa baik-baik saja .

” Ini cara-cara yang sangat buruk dan tidak boleh lagi terjadi. Karena itu mesti ada tranparansi dari Kesbangpol maupun Panitia Seleksi tingkat provinsi terkait masalah ini ” ujar Tetelepta. (MR-01).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed