by

Sekolah Literasi Pulau Mendapat Dukungan Masyarakat Banda Neira

AMBON,MRNews.com,- Sekolah Literasi Pulau (SLP) yang digagas Forum Lingkat Pena (FLP) Wilayah Maluku di Kepulauan Banda sejak 31 Januari-6 Februari 2018 mendapat dukungan penuh masyarakat Banda. Manakala, dalam ekspedisi literasi yang mengangkat tema Bangkitkan Pendidikan Pulau, Wujudkan Masyarakat Indonesia Cerdas tersebut, dilaksanakan di beberapa tempat, yaitu Pulau Ay dan Madrasah Aliyah Negeri 4 Maluku Tengah.

“Setiba di Pulau Ay, kita disambut baik Raja negeri administratif Pulau Ay, Aksin Ladusu dan stake holdernya. Selama disana, kita diinapkan di rumah penduduk. Suasana kekeluargaan terasa dan semua kebutuhan kita dijamin. Hari pertama, tim lakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pendidikan agar kegiatan tersebut dapat sinergi dengan program desa,” cerita Ketua tim SLP FLP Wilayah Maluku, Vilia Namkatu dalam rilisnya yang diterima media ini, Minggu (10/2).

Menurut Namkatu, SLP di Pulau Ay berfokus pada dua hal yaitu kepada anak-anak maupun orang tua. Melalui kegiatan yang berbasis kebutuhan, diantaranya tulis-baca Bahasa Inggris, sosialisasi peran orang tua terhadap pendidikan, perpustakaan pulau, nonton film dan aneka games edukasi.

“Saya kira banyak tempat yang bisa dijadikan sasaran SLP. Namun FLP memilih negeri ini. Merupakan kehormatan bagi kami. Semoga adanya kegiatan ini masyarakat menjadi sadar pentingnya pendidikan dan khususnya anak-anak bisa termotivasi untuk terus belajar,” aku Namkatu mengulang respons Raja negeri Pulau Ay.

Kegiatan SLP ini juga tambah Namkatu disambut baik Kepala Sekolah SMPN 3 Banda, Aliajar.  Dengan harapan , bisa membangkitkan motivasi belajar anak-anak. Serta menjadi wahana menambah pengetahuan dan wawasan pelajar mengingat pulau Ay belum terjangkau akses internet sehingga masyarakat, khususnya siswa belum mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan secara up to date.

Ketua FLP Wilayah Maluku, M. Nasir Pariusamahu pun mengajak orang tua di Pulau Ay bisa fokus dan mengawal kebiasaan anak di rumah sebagai bentuk kepedulian bagi masa depan pendidikan anak.

“Akhir-akhir ini kita dihadapkan dengan fenomena degradasi karakter anak. Anak-anak terkesan tidak lagi menggubris nasehat orang tua, bahkan ada anak membunuh orang tua. Sehingga, diharapkan orang tua bisa menanamkan karakter yang baik. Apalagi sebagai manusia beragama,” tutur mahasiswa Pascasarjana Unpatti ini.

Setelah di Pulau Ay, kata Nasir tim menuju Neira untuk melanjutkan kegiatan pada MAN 4 Maluku Tengah yakni pelatihan menulis berita kepada para pelajar. Hal ini mendapat sambutan positif dan apresiasi kepala sekolah, La Uba.

“Beliau sangat bersyukur tim mau datang dan memberi ilmunya kepada siswa-siswi. Harapan beliau, hasil dari pelatihan ini dapat berguna bagi kemajuan intelektual anak,” cerita Nasir.

Sebagai respon balik tanda terima kasih, tambah Nasir tim FLP memberi cinderamata kepada Raja Pulau Ay, Kepala SMP 3 Banda maupun MAN 4 Maluku Tengah, karena sudah mendukung terlaksananya kegiatan SLP. (MR-05)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed