AMBON,MRNews.com,- Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmi Salatalohy mengaku optimis tingkat kelulusan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-derajat di Kota Ambon tahun 2018, dapat dipertahankan sama dengan tahun sebelumnya, atau tetap lulus 100 persen.
“Jelas harapan kita dapat dipertahankan di tahun 2018 tingkat kelulusannya 100 persen. Saya optimis itu akan terwujud pada waktunya,” tandas Salatalohy beberapa waktu lalu kepada media ini.
Sesuai data hasil Ujian Nasional (UN) tahun 2017 untuk tingkat SD dan SMP di kota Ambon adalah 100 persen. Bahwa menurutnya memang untuk tingkat SMP ada beberapa sekolah yang sudah UNBK dan sebagiannya masih jalani ujian nasional kertas pensil (UNKP), sedangkan SD tetap UNKP. Tetapi dengan semua yang sudah maksimal dilakukan, termasuk anak-anak yang sudah menjalani UN dengan baik, maka optimism itu bukan suatu kemustahilan.
“Jumlah siswa SMP di kota Ambon tahun ini yang ikut UN itu ada 6.476 siswa dari 54 sekolah. Sedangkan ada 6.320 siswa SD dari 212 sekolah ikut UN. Totalnya 12.796 siswa SD-SMP. Saya percaya semua anak-anak akan memberikan hasil yang terbaik dengan lulus seluruhnya dan prestasi ini harus dipertahankan terus di Maluku,” paparnya.
Untuk pengumuman hasil UN tingkat SMP sendiri tambahnya, akan didengar pada 28 Mei 2018. Sedangkan hasil UN tingkat SD, pada 24 Juni 2018.
Diketahui, dua hari ini tepatnya tanggal 8 dan 9 Mei 2018, ada 9 orang siswa SMP di kota Ambon yang mengikuti UN susulan. Hal itu diakui Salatalohy sesuai Prosedur Operasional Standar (POS) penyelenggaraan ujian nasional Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 9 siswa tersebut yakni satu orang empat mata pelajaran (Mapel) dari SMPN 1, satu orang empat Mapel dari SMPN 14, satu orang satu Mapel dari SMPN 17. SMPN 19 dua orang masing-masing satu Mapel, SMP It Asalam satu orang empat Mapel. Mereka menjalani UNKP. Sementara UNBK, terdapat di SMP Kartika dengan tiga orang. (MR-05)











Comment