AMBON,MRNews.com,- Sebagai olahraga yang baru mau berkembang di Maluku, Tarung Derajat mulai menunjukkan tajinya. Pasca dilantik Juli lalu, Pengurus Provinsi (Pengprov) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Maluku mulai susun program kerja.
Ketua Dewan Pembina Pengprov KODRAT Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy pun meminta pengurus agar bisa menyusun program yang terukur dan bisa dicapai sehingga olahraga ini berkembang dan membanggakan Maluku dengan orbitkan atlit-atlit prestasi di level nasional.
“Susun program yang terukur dan bisa jalan demi mengembangkan Tarung Derajat di Maluku. Dan harus berprestasi. Ini menjadi tekad bersama saat kita bentuk Tarung Derajat di Maluku yang karena semangat tinggi dari dan pengurus,” tandas JMS, sapaan akrab Sahetapy saat hadiri rapat kerja Pengprov KODRAT Maluku.
Namun sebagai induk cabang olahraga, JMS yang juga pengurus DPP KADIN dan BPP HIPMI itu juga meminta dukungan dan support penuh KONI Maluku. Dukungan dimaksud bukan secara materi, tapi perhatian serius dan penghargaan, demi terangkatnya olahraga Maluku di kancah nasional dan internasional.
“Materi bisa cari, tapi tanpa dukungan KONI semua sia-sia. Jangan ada prestasi baru mau support, keliru. Kita harap keseriusan KONI membina Tarung Derajat di Maluku, jangan diabaikan. Semua ini jadi pelecut bagi kita untuk raih prestasi, bawa pulang medali ketika ikut setiap kejuaraan di nasional dan internasional,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov KODRAT Maluku, Aurega Latuconsina menegaskan,
jadi komitmen pihaknya untuk program kerja terfokus pada konsolidasi organisasi dalam rangka pembentukan pengurus KODRAT di kota Ambon dan 10 Kabupaten/kota lainnya.
Selain itu dalam waktu dekat tambahnya, akan dikirim dua (2) orang untuk mengikuti pelatihan di Bandung. Tak ada bantuan dari KONI atau pemerintah, namun memakai biaya sendiri untuk pelatihan itu.
“Tarung Derajat harus lebih dipromosi masif agar dikenal publik. Kita coba efektifkan sumberdaya pengurus yang ada. Selain dua program itu, saat ini sudah ada 7 Satlak Tarung Derajat. Kita akan fokus buka Satlak di SMA/SMK sesuai arahan pa Gubernur serta membuat kartu anggota,” tegasnya.
Wakil Ketua Umum IV KONI Maluku, Jan Haumase mengaku, untuk membangun satu cabang olahraga, perlu pengorbanan dan kerja luar biasa. Hal itu yang ditunjukkan Tarung Derajat sekarang guna bersaing di pentas olahraga nasional.
“Tarung Derajat harus jadi Cabor unggulan. Persiapkan diri untuk Pra PON dan POPMAL.
Olahraga ini bukan baru tapi sudah ada dari dulu. Cuma pengurusnya saja yang vakum.
Apresiasi atas Raker ini, yang sangat cepat dibuat,” ujarnya saat membuka Raker di Kantor KONI Maluku, Sabtu (13/8).
Dirinya minta maaf, jika ulah pengurus KONI Maluku, Raker molor. Hal ini dipastikan tidak terulang dan akan dibawa di rapat KONI Maluku.
Namun begitu, Haumasse harap KODRAT Maluku akan ada di 11 Kabupaten/Kota dan program yang disusun terukur demi songsong Tarung Derajat berprestasi di Maluku dan Indonesia. (MR-02)










Comment