AMBON,MRNews.com,- Kurang lebih 500 Karateka dari seluruh perguruan yang ada di Kota dan Pulau Ambon mengikuti apel akbar sekaligus latihan bersama yang dipimpin Ketua FORKI Maluku demisioner, Hendrik Lewerissa dan Ketua FORKI Kota Ambon Agus Ririmasse di Pattimura Park Ambon, Sabtu (6/1/2024).
Lewerissa katakan, apel akbar sekaligus latihan bersama para karateka ini adalah upaya untuk mengkonsolidasi atlit-atlit karate di Pulau Ambon.
Tetapi juga dalam rangka menyatukan frekuensi bersama untuk memandang cabang olahraga karate sebagai olahraga prestasi yang harus dikelola secara baik guna menyiapkan atlit karate yang handal agar bisa diikutsertakan dalam kompetisi karate tingkat regional, nasional maupun internasional.
“Selama saya jadi Ketua FORKI Maluku, banyak prestasi kita cetak dan banggakan daerah Maluku. Meski disadari dukungan anggaran dari KONI Maluku masih minim. Tapi tidak surutkan niat kami pengurus untuk konsolidasi dan menata kelola organisasi secara baik dan berpartisipasi di hampir setiap event karate di tanah air,” urainya.
Oleh karenanya, demi terus memajukan dan kembangkan olahraga karate Maluku, wakil rakyat Senayan DPR-RI dapil Maluku itu berharap, adanya dukungan semua pihak baik pemerintah provinsi, kabupaten/kota termasuk swasta.
“Tahun ini kita akan lakukan Garuda Yaksa Open Championship ke-IV usai Pemilu 14 Februari agar tidak ada penilaian negatif dari publik. Kita harapkan, semua perguruan karate di Maluku siapkan karatekanya dengan baik guna mengikuti event itu, yang juga akan libatkan peserta dari provinsi di tanah air,” jelas Ketua DPD Gerindra Maluku itu.
Di tempat yang sama, Ketua FORKI Kota Ambon Agus Ririmasse katakan, apel akbar dan latihan bersama ini pertanda FORKI Maluku akan maju kedepan, menoreh prestasi di level nasional dan internasional. Sebab bibit-bibit karate di Kota ini cukup bagus. Namun perlu kekompakan dan satu hati majukan karate.
“Sebagai karateka DAN V yang juga mantan atlit prestasi di kancah nasional, saya ingin karate di Kota Ambon maju. Semua itu bisa apabila semua senior perguruan bersatu. Ketika kita bersatu, sepakat majukan karate maka pasti jadi. Apel akbar dan latihan bersama ini jadi momentumnya,” urainya.
Ketua Umum KONI Kota Ambon itu yakini, apel akbar dan latihan bersama di awal 2024 ini jadi yang pertama di Maluku. Sebab hati dan jiwa telah menyatu untuk karate. Seiring itu tentu dukungan full akan diberikan kepada atlit karate yang berprestasi di ajang nasional dan internasional.
“Tentu kita akan perhatikan masa depan mereka kalau berprestasi. Kalau ada yang mau masuk TNI-POLRI, kita bisa buat rekomendasi, masukan ke pimpinan POLRI dan TNI. Sebab jalur khusus itu kan ada disediakan pemerintah. Sesuatu yang didasari niat baik, pasti hasilnya pun baik,” paparnya.
Ririmasse yang juga Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon itu tak lupa mengajak pengurus Cabor lain agar mengikuti jejak Cabor karate membuat event serupa atau sejenisnya. Dia pun siap mensupport penuh demi kemajuan olahraga di Ibukota Maluku ini. (MR-02)












Comment