by

Presiden Harap PKT Mampu Naikkan Daya Beli Masyarakat

-Maluku-1,830 views

AMBON,MRNews.com,- Presiden RI, Joko Widodo berharap, program Padat Karya Tunai (PKT) yang digulirkan pemerintah, mampu meningkatkan daya beli masyarakat melalui keterlibatan warga setempat dalam program tersebut.

“Kita ingin padat karya tunai ini bisa mendistribusi anggaran langsung ke desa sehingga tingkat konsumsi atau daya beli masyarakat semakin naik,” kata Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan irigasi dan jalan produksi persawahan di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Rabu, (14/2).

Pembangunan irigasi di desa tersebut kata Presiden merupakan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Proyek tersebut mampu menghasilkan lapangan kerja dengan menyerap sekira 120 warga setempat.

Dengan cara yang sangat produktif ini, lanjut Presiden, pemerintah ingin dilakukan perbaikan jalan-jalan produksi dari sawah ke sawah dan irigasi di sawah.

“Sehingga banyak manfaat dari program padat karya tunai,” ujar Presiden, yang saat peninjauan, didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Maluku Said Assagaff.

Program dimaksud, tambah Jokowi adalah pembangunan jalan produksi sepanjang 1.095 meter, dengan nilai Rp600 juta dan berlangsung selama tiga bulan. Selain itu juga pembangunan irigasi kecil sepanjang 3,6 kilometer dengan nilai Rp1,35 miliar dan dikerjakan selama 50 hari.

Sebelumnya pada paginya, Presiden juga meninjau proyek pembangunan yang didanai oleh program PKT di Kampung Oihu, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau. Disana, Kementerian PUPR melakukan pembangunan jalan lingkungan dan penerangan jalan serta drainase melibatkan sedikitnya 160 warga setempat.

Sementara itu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi juga mengerjakan proyek PKT berupa normalisasi sungai di desa yang sama. Dalam proyek tersebut, sebanyak 150 warga dilibatkan.

Presiden Joko Widodo menyebut bahwa program padat karya ini akan terus dilanjutkan. Hal itu dilakukan selain untuk membuka lapangan kerja di pedesaan, juga agar perputaran uang di masyarakat semakin meningkat.

“Yang melakukan ini nantinya tidak hanya Kementerian PU dan Desa, yang lain juga sama. Kementerian Perhubungan nanti dilakukan sebagian dengan padat karya tunai. Kementerian BUMN juga,” sambungnya.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed