by

Politeknik Negeri Ambon Gelar Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan di BUMNEG Rajuno Hitipori

AMBON,MRNews.Id.- Seiring dengan berkembangnya ekonomi masyarakat dipedesaan maka pentingnya pengetahuan akuntansi dan pengelolaan keuangan usaha. Karena itu, jurusan akuntansi Politeknik Negeri Ambon, melakukan pelatihan penyusunan laporan keuangan pada badan usaha milik negeri (BUMNEG) Rajuno Hitipori Negeri Rutong-Kota Ambon .

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Sekretais Negeri Rutong, James Talahatu, dalam sambutannya dikatakan, pentingnya pertanggung jawaban dan transparansi keuangan bagi kelangsungan usaha terutama jika yang dikelola adalah dana yang berasal dari penyertaaan modal pemerintah.

” Kita berharap kegiatan yang ditujukan kepada 25 peserta yang berasal dari pengurus dan pengawas Badan Usaha Milik Negeri (BUMNEG) Rajuno Hitipori, pengelola unit usaha hidroponik, unit usaha kuliner, unit usaha Brilink dan unit usaha Sembako dapat dirasakan manfaatnya sehingga penataan dan pengelolaan BUMNEG dapat meningkatkan pengetahuan mengenai akuntansi dan pengelolaan keuangan usaha,” ujarnya, Senin (4/11).

Kepada peserta pelatihan, Meidylisa Patty SE.M.S,i mengatakan pengelolaan keuangan BUMDes dalam Kepmendes PDTT No. 4 Tahun 2014 dinyatakan bahwa pelaksana operasional melakukan kegiatan sesuai dengan AD/ART dan berwenang membuat laporan keuangan setiap unit, membuat laporan perkembangan kegiatan per unit- unit usaha BUMDes setiap bulan,dan melaporkan perkembangan BUMDes kepada masyarakat melalui masyarakat desa sekurang- kurangnya 2 kali dalam satu tahun. Implementasi tata kelola keuangan diharapkan menghasilkan pelaporan keuangan BUMDes yang bermanfaat bagi stakeholder.

Dikatakan Patty lebih lanjut jika penatakelolaan keuangan yang baik diperlukan sistem akuntansi. Karena itu, Akuntansi berperan dalam menciptakan tata kelola lembaga yang baik melalui pelaporan keuangan yang relevan dan andal. Laporan keuangan merupakan komponen penting dalam rangka penciptaan akuntabilitas dan transparansi.

” Pelaporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan sumber daya ekonomi yang dimiliki oleh entitas dalam hal ini BUMDes. Oleh karena itu BUMDes sebagai entitas perlu untuk menyusun laporan keuangan untuk menyajikan informasi tentang kondisi keuangan BUMDes, ” ujarnya.

Dengan pelaporan keuangan yang baik diharapkan Badan Usaha Milik Negeri (BUMNEG) Rajuno Hitipori dapat menjadi contoh penerapan akuntansi pengelolaan keuangan usaha .

Diketahui, jika Negeri Rutong, memiliki badan usaha milik negeri (BUMNeg) yakni BUMNeg Rajuno Hitipori sejak tahun 2018 dengan penyertaan modal awal dari pemerintah Negeri Rutong sebesar Rp. 174.686.622,- .

Kemudian pada tahun 2021 penyertaan modal kedua untuk kerja sama usaha di sektor pertanian yaitu pertanian Hidroponik sebesar Rp116.524.143,- dan di tahun 2022, penyertaan modal ketiga dari desa berupa aset tetap desa yakni Motor Bobu (Kapal purse seine) dengan nilai buku yang diakui adalah Rp546.250.000,-

Dari Laporan Tahunan 2022, diketahui bahwa unit usaha sembako menghasilkan laba bersih sebesar Rp. 11.407.343,- dan unit usaha perikanan tangkap mengalami rugi sebesar Rp. 20.543.167,-. Sedangkan tidak ada data mengenai unit usaha pertanian hidroponik. Namun membaca laporan keuangan yang disajikan BUMNeg, ditemukan ternyata terdapat banyak kekeliruan penyajian dan pengungkapan informasi keuangan. Sampai dengan saat survei lapangan dilakukan, BUMNeg Rajuno Hitipori belum menyajikan laporan keuangan tahun 2023.

Walau telah mempunyai laporan keuangan namun diketahui jika laporan keuangan dibuat berdasarkan pemahaman yang terbatas dari pengelola keuangan BUMNeg dan menggunakan aplikasi excel sederhana. Sehingga pencatatan transaksi masih terpusat di bendahara BUMNeg.

” Kita berharap, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terutama pada pelatihan akuntansi dan pendampingan untuk penyusunan laporan keuangan Bumneg dengan menggunakan aplikasi berbasis EFA (Excel For Accounting) dan kebijakan akuntansi berdasarkan panduan Permendesapdtt No. 136 Tahun 2023 dapat bermanfaat” urainya.

Tujuan yang diharapkan ujar Patty agar informasi keuangan yang disajikan lengkap, tepat waktu, transparan, akuntabel serta dapat diandalkan dalam pengambilan keputusan pemakai laporan keuangan tersebut baik pihak internal entitas maupun pihak eksternal.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh jurusan akuntansi Politeknik Negeri Ambon masing-masing, Ketua Meidylisa Patty, SE.M.Si, dengan anggota masing-masing, Mis Fertyno Situmeang, SE,M.S.i,Akt, Sally Paulina Sandanafu, SE,M.Si, Akt, Nova Angelin Kailuhu, Filiyan Huwae, Marsanda Imelia Molle dan Vanessa Acnes Christoffel. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed