AMBON,MRNews.com,- Dalam upaya membantu mengelola usaha kecil masyarakat, tim pengabdi jurusan Akutansi Politeknik Negeri Ambon pun melatih pelaku UMKM di Negeri Larike bagaimana cara menyusun model bisnis dan sistem akuntansi.
Empat (4) kelompok usaha yang bergerak di bisnis kuliner menjadi sasaran pelatihan yang berlangsung di aula kantor Negeri Larike Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (3/9).
Ketua Tim Pengabdi Meidylisa Patty katakan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), maka BUMDes/BUMNeg memiliki peran sangat strategis dan penting bagi kemajuan suatu Desa/Negeri.

“Pengembangan BUMNeg secara tidak langsung menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat termasuk pada negeri Larike,” kata Patty.
BUMDes atau BUMNeg ini sebutnya, bergerak di bidang perdagangan dan jasa, transportasi, perikanan, simpan pinjam, pariwisata, dan pengelolaan air bersih.
Dirinya berharap, melalui BUMNeg potensi ekonomi negeri Larike dapat dikembangkan sehingga pendapatan asli Negeri bertambah dan membawa keuntungan serta kesejahteraan bagi masyarakat.
“Jika BUMNeg dikelola bagus dipastikan akan ada keuntungan dan bagi hasil untuk desa/negeri. Oleh sebabnya pengetahuan soal model bisnis dan sistem akuntansi sangat penting diketahui,” pungkasnya.
Usai dapat pelatihan dari tim pengabdi jurusan Akuntansi, para pelaku bisnis kuliner yang notabene ibu-ibu itu kemudian melakukan diskusi sesuai jenis kelompok usaha.
Hasil diskusi kemudian dipaparkan dan mendapat pendalaman tim pengabdi, guna mendapat suatu model bisnis yang baik dan sistem akuntansi yang benar dalam mengembangkan usaha. (MR-02)







Comment