AMBON,MRNews.com,- Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengapresiasi gelaran silaturahmi akbar nelayan se-kota Ambon yang dirangkai dengan diskusi publik seputar demokrasi dan Pemilu yang inisiasi DPP Ikatan Masyarakat Nelayan Maluku (IKMANEMA) di Pantai Namalatu Latuhalat-Ambon, Sabtu (23/9).
Apresiasi Walikota itu disampaikannya melalui Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon, Yan Suitela saat membuka kegiatan tersebut.
“Apresiasi patut diberi karena IKMANEMA yang diisi anak-anak muda ini mampu membuat sesuatu hal positif dan berkontribusi bagi kota Ambon khususnya para nelayan menghadapi tantangan pemilihan umum (Pemilu) 2024 kedepan,” tandasnya.
Menurutnya, peran IKMANEMA penting. Karena selain menjalankan program kerja dan kebijakan yang dapat membantu Pemerintah Kota Ambon dalam pengelolaan demokrasi pesisir yang berkelanjutan dan memperkokoh tali persaudaraan antar nelayan serta mampu mengakomodir kepentingan nelayan secara baik, tapi mampu meningkatkan profesi nelayan agar dapat bermanfaat bagi kesejahteraan nelayan Kota Ambon secara kolektif.
“Saya berharap silaturahmi antar ikatan masyarakat nelayan Maluku terus terjaga demi kemajuan sektor ekonomi maupun perikanan di Kota Ambon,” harapnya.

Dikatakan, peran nelayan menjadi begitu urgen bagi masyarakat. Hasil tangkapan ikan nelayan mengandung omega 3 yang justru dibutuhkan untuk kecerdasan otak.
“Namun demikian pada kenyataannya, tidak bisa dipungkiri ditengah potensi kekayaan alam laut yang sangat melimpah, justru yang terlihat adalah kantong-kantong kemiskinan terletak di pemukiman nelayan,” urai Wattimena.
Sementara Ketua Umum IKMANEMA, Burhanudin Rumbouw katakan, kegiatan ini intinya yaitu mengajak masyarakat khususnya nelayan se-Kota Ambon untuk terlibat dalam pengawasan Pemilu 2024.
Sebab peran nelayan tak saja tentang menangkap dan menjual ikan tapi sebagai elemen bangsa harus juga ikut menjaga Pemilu atau demokrasi berjalan berkualitas, adil dan melahirkan pemimpin yang bertanggung jawab terhadap masyarakat dan di kota dan bangsa ini.
“Semoga para nelayan di kota Ambon bisa menjadi agen demokrasi pada lingkungan masing-masing dimana dia beraktivitas dan berinteraksi. Ini juga menjadi stimulus dan motivasi bagi kami untuk terus melakukan kegiatan serupa, demi mengedukasi dan mencerdaskan masyarakat khususnya nelayan,” pungkasnya.
Diketahui, silaturahmi akbar nelayan yang dirangkai diskusi publik itu mengusung tema proyeksi demokrasi di era digital dan penguatan pengawasan partisipatif pada tahun politik 2024.
Menghadirkan Ketua Bawaslu Maluku, Subair, Kepala Kesbangpol Provinsi Maluku Daniel Indey dan mantan Komisioner Bawaslu Maluku, Thomas Wakanno sebagai narasumber. (MR-02)











Comment