by

Pidato Perdana di DPRD, Sahubawa Minta Dukungan Wakil Rakyat & Stakeholder Malteng

Malteng,MRNews.com,- Setelah dilantik Gubernur Maluku Murad Ismail di Kantor Gubernur Maluku, 12 September 2023 lalu, Penjabat Bupati Maluku Tengah (Malteng) Rakib Sahubawa tak tunggu lama untuk jalankan tugas.

Salah satunya dengan menyampaikan pidato perdana sebagai orang nomor satu di Bumi Pamahanunusa di momen sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Jum’at (15/9).

Di depan para wakil rakyat dan Kabiro Pemerintahan Pemerintah Provinsi Maluku Boy Kaya yang hadir mewakili Gubernur, Sahubawa meminta dukungan kepada 45 anggota DPRD Maluku Tengah dalam pelaksanaan tugas selama setahun kedepan memimpin Kabupaten Maluku Tengah.

“DPRD adalah mitra kerja pemerintah. Kami sadari pemerintah tidak akan bisa menjalankan program pembangunan tanpa dukungan DPRD lewat tiga tugas pokok dan fungsinya, dalam memajukan Maluku Tengah semakin lebih baik kedepan,” tandas Sahubawa di ruang sidang paripurna DPRD Maluku Tengah-Kota Masohi.

Dirinya berterima kasih secara khusus kepada Gubernur yang telah melantik dan memberi kepercayaan memimpin Maluku Tengah setahun kedepan.

“Dari lubuk hati yang dalam, saya dan keluarga sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur yang telah memberi kepercayaan, kesempatan dan dukungan penuh serta hantarkan saya bisa hadir di forum mulia dan istimewa ini,” ucap Sahubawa.

Sebagai bagian dari amanat konstitusi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, rapat paripurna istimewa hari ini menurutnya, memiliki makna sangat khusus.

Karena tidak hanya sekedar mengawali tugas yang baru sebagai Penjabat Bupati, namun juga untuk memulai langkah-langkah besar dalam melanjutkan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan, tata kelola dan pelayanan publik di Kabupaten bertajuk Pamahanunusa ini.

“Tantangan kita saat ini di Kabupaten Maluku Tengah adalah upaya menurunkan tingkat kemiskinan terutama kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, pengendalian inflasi, memudahkan investasi, penggunaan produk dalam negeri, penguatan birokrasi, serta stabilisasi politik dan keamanan,” jelasnya.

Kepada kaum Dua’fa, anak yatim dan para janda, serta orang tua jompo, Sahubawa berjanji akan melakukan upaya terbaik untuk membantu mereka melalui program OPEN.

Penuntasan tantangan-tantangan ini tentu memerlukan pengembangan cara-cara baru, nilai-nilai baru melalui kerja keras dan kerja yang produktif melalui terobosan dan inovasi.

“Saya memohon dukungan maksimal dari seluruh elemen masyarakat. Baik pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, institusi TNI dan POLRI, partai politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, Ormas, LSM, OKP dan juga seluruh insan pers di daerah ini,” harapnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed