by

Maknai Natal Sebagai Peristiwa Hospitality, Bukan Komoditas

-Agama-1,198 views
AMBON,MRNews.com,- Pendeta Nick Rutumalessy dalam refleksinya saat ibadah syukur Natal 2018 sekaligus buka kerja tahun pelayanan 2019 di Gereja Bethania, Rabu (9/1/19) berpesan kepada seluruh civitas Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Kota Ambon agar dapat memaknai Natal sebagai sebuah peristiwa hospitality (keramahan) sekaligus adalah prinsip utama bagi sebuah keluarga, yang harus terbuka, penuh kesediaan diri seperti inti bacaan kitab Lukas 2:1-7 yang menarasikan keberadaan Yesus sewaktu lahirNya mendapat tempat paling utama atau inti bukan dari proses hina.
“Kristus tidak lahir dari proses hina, di kandang tapi di sebuah tempat yang paling utama/inti dari sebuah keluarga (terbuka). Kesediaan memberi diri dan hidup dalam keluarga bagi Yesus Kristus hadir sebagai prioritas utama itu intinya. Karena Yesus lahir di tengah keluarga, bukan orang asing. Natal memberi makna pula untuk terima kekurangan dan perbedaan orang lain, kesediaan terbuka dengan sesama, saling membantu, ramah satu dengan lainnya. Itu yang harus dilakukan GAMKI Kota Ambon. Natal juga harus membuat siapapun yang merayakannya nyaman dan sukacita bukan sebaliknya. Demikian pula Natal tidak boleh dipandang sebagai komoditas,” pesan Ketua Klasis GPM Kota Ambon itu.
Ibadah Natal dan buka kerja tahun pelayanan 2019 itu diisi dengan pujian dan penyembahan serta solois dari DPAC GAMKI Kecamatan Sirimau dan Nusaniwe. Dihadiri oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, DPD GAMKI Provinsi Maluku, pengurus DPC GAMKI Cabang Kota Ambon dan DPAC se-Kota Ambon.
Sementara itu, Ketua DPC GAMKI Kota Ambon, Baretha M Titioka dalam prakatanya mengatakan, ibadah Natal dan buka kerja ini sebagai bentuk ungkapan syukur atas kasih Tuhan bagi GAMKI Kota Ambon selama setahun terakhir dan satu periode pelayanan. Dimana buktinya, telah dituntun hingga melewati proses Konfercab dan diputuskan lanjutkan kepemimpinan yang sama tiga tahun kedepan serta sementara dalam kerja dan gumulan merampungkan struktur pengurus yang baru.
“Kita sementara rampungkan struktur yang baru dan harus tuntas segera, untuk dilantik dan rapat kerja guna merumuskan program. Keberhasilan merampungkan struktur semua kecamatan tentu tidak harus puas diri tapi jadi tantangan untuk lakukan peran dan tanggungjawab secara baik dalam relasi bersama pemerintah serta gereja di tingkat kecamatan serta kota. Karenanya, organisasi gerakan maka tidak boleh pasif tapi aktif dan bergerak dalam karya. Kemitraan bersama Pemkot juga harus terus berjalan baik demi tujuan bersama,” tukas akademisi Poltek Negeri Ambon itu.
Sedangkan Wakil Ketua DPD GAMKI Provinsi Maluku, Victor Palijama turut berpesan kepada civitas GAMKI Kota Ambon bahwa nilai hospitality harus terpatri bagi semuanya dan merupakan pijakan untuk berkarya dan melayani lewat bergerakan setiap saat. Termasuk tetap membangun kemitraan dengan gereja dan pemerintah guna terus memperkuat eksistensi GAMKI di bumi manise ini.
“Harus diakui, dalam monitoring dan evaluasi DPD, DPC Kota Ambon progresnya sangat baik selama ini diantara 11 DPC se-Maluku dan ini patut diapresiasi. Jangan euforia karena banyak tantangan kedepannya. GAMKI harus terus bekerjasama dengan Pemkot untuk hal-hal positif berkaitan dengan pembangunan kota Ambon kedepan dan menjawab eksistensi GAMKI,” pungkas Palijama. (MR-02)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed