AMBON,MRNews.com,- Untuk pertama kalinya, marga Wattimena dari seantero Maluku yang berasal dari satu moyang atau leluhur menggelar Natal tahun 2023.
Ini merupakan Natal perdana “Wattimena Satu Moyang (WSM)”. Menariknya, ketua panitia perayaan Natal adalah Abubakar Wattimena, saudara Muslim dari Desa Laimu.
Tak saja panitia, namun basudara Muslim “Wattimena Satu Moyang” baik dari Laimu maupun Desa Kataloka juga hadir mengikuti Natal yang berlangsung di Baileo Oikumene Ambon, Rabu (27/12) malam itu.
“Ini Natal perdana. Dihadiri gandong Wattimena dari Laimu dan Kataloka. Dalam kurun waktu singkat, panitia yang dibentuk dan kerja, didukung pengurus dan anggota WSM dimanapun berada, akhirnya mampu jalankan Natal ini,” tandas Abu Wattimena, ketua panitia Natal “Wattimena Satu Moyang”.
Pj Walikota Ambon Bodewin Wattimena menilai, kehadiran basudara dari Laimu dan Kataloka pada Natal yang pertama kali dilakukan ini bentuk persatuan dan kesatuan serta kebersamaan sebagai satu keluarga yang tidak terpisah sekat apapun.
“Karena ini persekutuan orang basudara maka harus saling mengasihi, saling menopang. Ini karakter kita yang harus dijaga terus. Organisasi ini harus inklusif, menerima semua Wattimena dari manapun. Memiliki komitmen kuat untuk jadi wadah pemersatu “Wattimena Satu Moyang”,” jelasnya.
“Sebab akan ada hasil dan buah dari sebuah organisasi yang berjalan dengan komitmen kuat. Tidak boleh saling sikut, tidak suka satu dengan yang lainnya. Bersatu sebagai satu keluarga,” ingatnya.
Sementara, dewan pembina WSM, Michael Wattimena menegaskan, perayaan Natal perdana “Wattimena Satu Moyang” ini jadi sebuah momentum historis yang strategis dan penting bagi seluruh keluarga Wattimena dimana saja berada.
Karena itu diharapkan kedepan, tidak saja Natal, tetapi momen hari besar agama lain seperti Halal Bihalal juga bisa digelar. Sebab WSM tidak saja satu agama. Demikian pula beragam kegiatan sosial lain bisa digalakkan pengurus. Dengan tidak terpusat di Kota Ambon tapi masuk di desa/negeri dan kampung se-Maluku berbagi kasih.
“Katong harus warisi nilai dari orang tetua yang sudah mereka tanam. Kita jalankan secara baik saat ini dan kedepan. Misalnya dari 12 kita “Wattimena Satu Moyang” yang saat ini jadi calon anggota legislatif (Caleg), kalau semua didukung penuh dan jadi, maka pasti bisa lakukan apapun,” pesannya.
Di tempat yang sama, Jhon Wattimena, Ketua Umum WSM bilang, sejak berdiri 2017 lalu dan sempat vakum lalu bangkit lagi di 2021 hingga kini kemudian merancang Natal perdana ini, adalah upaya bersama merangkul semua “Wattimena Satu Moyang” dari penjuru tanah air untuk bersatu dan berkomitmen.
“Ini momentum awal menguatkan komitmen jadikan WSM wadah pemersatu. Laeng lia laeng pung susah, baku dukung. Termasuk soal momen legislatif kedepan, dimana ada 12 orang WSM maju Caleg DPR RI, DPRD provinsi dan Kabupaten/Kota. Keberhasilan mereka juga keberhasilan kita semua. Sebab itu dukungan terhadap mereka sangat penting,” pungkasnya. (MR-02)










Comment