AMBON,MRNews.Id.- Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon atas dukungan yang diberikan selama kompetisi Liga Kampung Soekarno Cup U-17 berlangsung.
Pelaksanaan Liga Kampung Soekarno Cup U-17 putaran Kota Ambon dan Pulau Ambon resmi berakhir pada Senin (25/5/2026) dengan mempertandingkan Tawiri FC melawan Kabaresi FC.
Semangat olah raga kembali digelorakan di Stadion Mandala Remaja Karang-Panjang, Ambon. Antusias pendukung kedua club sepakbola memberi warna yang meriah dan sukses untuk tetap menjaga Sportifitas selama pertandingan.
“Kami mengucapkan terima kasih secara khusus kepada warga Kota Ambon dan Bapak Wali Kota beserta seluruh masyarakat atas bantuan dan dukungan kepada PDI Perjuangan, sehingga pelaksanaan Liga Kampung U-17 dapat berjalan aman dan sukses sejak tanggal 19 sampai hari ini. Semangat yang tinggi dan menjaga Sportifitas menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya, Senin (25/5).
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, putaran selanjutnya akan diakhiri di Masohi ibu kota Kabupaten Maluku Tengah pada 1 Juni 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.
Watubun menegaskan, PDI Perjuangan hanya berperan sebagai fasilitator untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda di bidang sepak bola.
“PDIP hanya alat untuk memfasilitasi masyarakat dalam menyalurkan minat dan bakat olahraga sepak bola, sehingga lahir talenta-talenta muda yang murni dan belum terlibat dalam elite profesional mana pun,” katanya.
Dijelaskan, kompetisi yang digelar diberi nama Liga Kampung karena diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat, baik di desa maupun di kawasan perkotaan.
“Semua orang yang ada di kampung maupun kota-kota, termasuk di lingkungan RT, merupakan bagian dari kampung kita bersama. Karena itu, kompetisi ini menjadi ruang untuk menyalurkan minat dan bakat secara baik dan bersama-sama,” ungkapnya.
Watubun juga menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah tim yang didiskualifikasi selama kompetisi berlangsung. Ia menegaskan keputusan tersebut merupakan rekomendasi Komite Disiplin yang dilakukan secara netral dan independen.
“Kami mohon maaf karena sejak awal ada tiga kesebelasan yang digugurkan oleh Komite Disiplin. Dalam hal ini PDIP berada pada posisi netral dan independen,” ucapnya.
“Melalui Liga Kampung Soekarno Cup U-17 dapat lahir tim-tim sepak bola muda potensial asal Maluku yang mampu berkembang dan bersaing di masa mendatang,” ujarnya.
Pertandingan akhirnya dimenangkan Kabaresi FC dengan 2 goal menerobos gawang Tawiri FC sementara Matawaru FC menduduki posisi ke 3.
” Dari hasil ini maka akan lahir Banteng Maluku yang akan membawa nama Maluku di Jawa Timut untuk memperebutkan piala Soekarno Cup U-17, ” tutup Watubun. (MR-02)











Comment