AMBON,MRNews.com,- Setelah ditetapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui Surat Keputusan (SK) beberapa hari lalu, kini Kota Ambon, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Kabupaten Buru dan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) telah miliki Kepala Daerah yang baru.
Kepastian itu terjadi seiring dilakukannya pengambilan sumpah/janji dan pelantikan oleh Gubernur Maluku Murad Ismail terhadap keempat Penjabat Bupati KKT, SBB, Buru dan Walikota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Selasa (24/5).
Keempatnya ialah Bodewin Wattimena, Penjabat Walikota Ambon, Djalalaludin Salampessy sebagai Penjabat Bupati Buru, Daniel Indey selaku Bupati Kepulauan Tanimbar dan Penjabat Bupati SBB Andi Chandra As’Saddudin.
Khusus Chandra, adalah masih tercatat sebagai Perwira TNI aktif dengan pangkat Jenderal Bintang satu. Dia merupakan Kepala BIN daerah Sulawesi Tengah (Sulteng).
Mereka menggantikan Kepala Daerah di keempat Kabupaten/Kota yang sudah habis masa jabatannya pada 22 Mei 2022 lalu, hingga satu tahun kedepan, sesuai penjelasan SK Mendagri.

Pantauan media ini di lapangan, pelantikan terhadap Wattimena, Salampessy, Indey dan Andi Chandra berjalan khidmat.
Usai pengucapan janji/sumpah, Gubernur menyematkan tanda pangkat jabatan di pundak serta memberikan petikan SK Mendagri terhadap masing-masing Penjabat. Sebelumnya, ditandatangani berita acara pelantikan.
Kepada mereka, Gubernur Murad memastikan selaku perwakilan pemerintah pusat di daerah, dirinya akan melakukan pengawasan secara ketat.
Oleh sebab itu, diminta setiap tiga bulan, selaku Penjabat Bupati/Walikota harus sampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan kinerja.
“Segera lakukan konsolidasi internal birokrasi di wilayah masing-masing agar tetap solid dan tidak terkotak-kotak. Dan bagi seluruh ASN di Kabupaten Buru, SBB, KKT dan Kota Ambon, saya instruksikan agar mendukung sepenuhnya Penjabat yang baru,” harap Murad.
Selain itu, Murad minta para Penjabat dapat membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi efektif dengan Forkopimda Provinsi, Kabupaten/Kota, TNI/Polri dan instansi vertikal lain juga tokoh agama guna membantu pelaksanaan tugas yang dipercayakan.
“Lakukan monitoring dan evaluasi ketat terhadap tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik. Segera lakukan koordinasi dengan BPK Maluku untuk audit terhadap pelaksanaan program kegiatan pembangunan dan keuangan tahun 2022,” pesan Murad.
“Bangun koordinasi dengan pimpinan DPRD Kabupaten/Kota guna melaksanakan paripurna DPRD dalam rangka serah terima jabatan dan pidato perdana sebagai Penjabat Bupati/Walikota,” kunci mantan Dankor Brimob Polri itu.
Diketahui, pelantikan Penjabat Bupati SBB, KKT, Buru dan Walikota Ambon itu dihadiri sejumlah pejabat teras Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait, DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota terkait, Forkopimda Provinsi/Kabupaten/Kota terkait, TNI/Polri, mantan Bupati/Wabup/Wakil Walikota. (MR-02)






Comment