AMBON,MRNews.Com.- Lantaran putus cinta dengan sang pacar, Rani (18),warga Desa Passo, Kecamatan Baguala,Kota Ambon,nekat mati dengan mengakhiri hidupnya menyayat-nyayat tangannya sendiri menggunakan sebilah silet cukur.
Informasi yang diterima Mimbar Rakyat, dari sumber Mapolres Pulau Ambon dan Pp.Lease, Rabu (24/ 10).
Saksi di TKP, terjadi di di Lorong Hulaliu (Terminal angkot jurusan Latuhalat), pasar Mardika, Selasa (23/10).
Rani yang dalam kondisi mabuk berat lantaran menkonsumsi minuman keras, usai diputusin pacarnya itu,nekat menyayat-nyata tangannya sendiri menggunakan silet cukur hingga berdarah.
Aksi bodoh-bodoh itu mengakibatkan tangannya mengalami banyak luka sayatan hingga mengeluarkan darah.
“korban sendiri mengiris lengan tangan kiri sebelah dalam sebanyak empat kali sayatan menggunakan silet sehingga mengakibatkan luka robek pada lengan tangan kiri sebelah dalam ukuran 4×1 cm,”tutur sumber Polres Ambon yang enggan namanya dipublikasi itu.
Lanjut sumber tersebut,setelah kejadian itu beberapa menit kemudian korban yang merasa lemas akibat banyak keluar darah dari luka sayatan dilengannya, berhasil di temukan oleh Anggota Pos Polisi Mardika Gedung Putih.
“Korban yang berhasil diamankan oleh anggota Polisi yang bertugas di lokasi gedung putih langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bahyangkara Polda Maluku, untuk mendapat perawatan medis dengan menggunakan mobil angkot. Korban yang berhasil dilarikan ke Rs Bhayangkara akhirnya mendapat perawatan medis,yang kemudian mengobati luka robek pada lengan tangan kiri sebelah dalam ukuran 4×1 cm, sebanyak 4 luka, dengan jumlah jahitan sebanyak 5 jahitan luar tangan kiri sebelah dalam,” ungkap Sumber
Sumber mengatakan, guna melihat kondisi korban yang sementara dirawat di RS Bhayangkara,sekitar pukul 18.15 WIT, 4 Personil Piket Polsek Sirimau yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Sirimau AKP. Mido .J. Manik.menuju RS Bhayangkara.
Setelah tiba di Rs Bhayangkara dan melihat kondisi korban, pukul 19.00 Wit, korban kemudian di bawa ke Polsek Sirimau untuk dimintai keterangannya. Namun dikarenakan korban sedang dalam pengaruh minuman keras,sehingga untuk sementara korban diamankan, sambil menunggu kondisinya pulih kembali dan menunggu pihak keluarga.
“Pukul 20.55 Wit, korban di jemput salah seorang keluarganya Selvia Ririhena, (23), dan kemudian membawa korban kerumahnya di Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon,”Tukasnya. (MR-03).











Comment