by

Korea-Indonesia MTCRC Teken MoU dengan Universitas Pattimura

AMBON,MRNews.com,- Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) memperluas kerjasama dengan Universitas Pattimura (UNPATTI) terkait program akademik dan ilmiah di bidang ilmu kelautan dan perikanan, bencana laut dan pesisir, penginderaan jauh, dan informasi geospasial.

Kerjasama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan MoU antara UNPATTI dan MTCRC yang dilakukan Rektor UNPATTI, Prof. Dr. Marthinus Johanes Saptenno, M.Hum dengan Direktur MTCRC, Dr. Hansan Park dan Ivonne M. Radjawane, Ph.D di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (19/12).

Korea-Indonesia MTCRC adalah pusat penelitian bersama antar pemerintah di bidang Ilmu dan Teknologi Kelautan antara Korea yang diwakili Korea Institute of Ocean Science and Technology (KIOST) atas nama Ministry of Oceans and Fisheries (MOF) dan Indonesia yang diwakili Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

Adapun pendirian MTCRC bertujuan untuk memperkuat dan mempromosikan kerjasama praktis di bidang ilmu dan teknologi kelautan antara kedua negara.

Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap Kemenko Marves, Ir. Ikram Malan Sangadji berharap, kedua belah pihak dapat bersama-sama memperkuat kolaborasi dan kerjasama strategis melalui kerjasama ini, sebab beberapa riset di wilayah timur Indonesia memiliki peluang untuk kerjasama riset dan peningkatan kapasitas.

“Pengembangan riset di Maluku Tenggara tidak hanya menghasilkan suatu riset yang sudah pernah dilakukan tapi juga butuhkan inovasi sebagai progres sebuah kerjasama” ujar Ikram.

Korean Director MTCRC, Hansan Park menuturkan, MTCRC dan UNPATTI memiliki kesamaan minat di bidang kemaritiman dan berbagi visi yang sama untuk mengembangkan sektor Maritim Indonesia melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan akademik.

“Selain proyek satelit, Maluku miliki potensi kelautan dan perikanan sangat besar dan beragam yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kami sangat mempertimbangkan gandeng UNPATTI menjadi salah satu mitra guna menciptakan kolaborasi dan kerjasama yang menguntungkan bagi kedua negara, khususnya untuk peningkatan kapasitas Maluku di bidang kemaritiman.” akuinya.

Diakuinya, kerjasama antara MTCRC dengan UNPATTI ini diharapkan dapat berkembang dengan baik dan dapat mendukung pembangunan sektor maritim untuk kedua negara.

Ivonne M. Radjawane, Indonesian Director MTCRC menambahkan, MTCRC aktif menjalin kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan dan perguruan tinggi untuk mendukung kerjasama Indonesia-Korea di bidang kemaritiman.

”Melalui kesepakatan kerjasama ini, langkah konkrit juga akan dilakukan untuk membantu memajukan kerjasama yang akan bermanfaat bagi MTCRC dan UNPATTI” ulas Ivonne.

Sementara, Rektor UNPATTI Prof. Marthinus Saptenno menyambut hangat kerjasama baik ini. Sebab Maluku memiliki sumber daya kelautan yang berlimpah namun terkendala dengan sumber dana dan infrastruktur.

“Dengan ditekennya MoU ini, saya berharap UNPATTI dapat berkontribusi dalam pengembangan kelautan dan perikanan di Maluku” harapnya.

Mengingat Korea salah satu negara yang sangat maju dan cepat dalam pengembangan teknologi. Maka melalui penandatangan MoU ini diharapkan penelitian-penelitian terlaksana dengan cepat sehingga dapat mensejahterakan masyarakat Indonesia bagian timur, khususnya Maluku.

“Semoga bisa memperkuat dan berbagi ide kolaborasi di beberapa topik akademik dan penelitian seperti Ilmu Kelautan-Perikanan, Oseanografi, Ilmu Bumi, Bencana Laut dan Pesisir, Penginderaan Jauh, Informasi Geospasial dan isu-isu lain mempromosikan Ilmu dan Teknologi Kelautan yang akan bermanfaat bagi kerjasama bilateral Indonesia-Korea melalui UNPATTI dan MTCRC,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed