AMBON,MRNews.com,- Personil Buser Sat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pp Lease berhasil meringkus dua orang pelaku komplotan perampok yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan sasaran sekolah-sekolah dengan jumlah empat (4) TKP sebagaimana yang dingat pelaku pada Sabtu (15/6/19) sekitar jam 17.00 Wit, di Desa Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah.
Dua pelaku tersebut yakin YZA (22), IT (21). Satu rekannya lagi MJP (33) sudah diringkus polisi beberapa hari lalu dengan TKP lain. Sementara dua pelaku lainnya masih buron alias DPO masing-masing MYK dan BN. Mereka kedapatan mencuri di dua sekolah, SMA Negeri 3 Salahutu, Tulehu dan Sekolah LKMD Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon.
“Para pelaku melakukan aksi pencurian dengan sasaran sekolah-sekolah dengan cara mencungkil pintu atau jendela menggunakan obeng atau palu kemudian mengambil barang- barang berharga dari dalam sekolah berupa laptop, infocus, layar monitor, uang tunai dan celengan,” ujar Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada awak media, Senin (17/6/19).
Berhasil diringkusnya para pelaku sebut Julkisno, berawal dari informasi yang diberikan agent dari personil Buser Sat. Reskrim Polres Pulau Ambon tentang para pelaku yang sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran sekolah-sekolah. Kemudian pada hari Sabtu (15/6/19), personil Buser berhasil mengamankan para pelaku YZA dan IT. Dari tangan pelaku YZA diamankan dua unit layar monitor warna hitam merk Samsung dan warna putih merk HP, merupakan hasil curian bersama pelaku MJP, MYK dan BN (DPO) di sekolah LKMD Laha.
“Dari keterangan para pelaku bahwa semua hasil curian yag didapatkan, dijual kepada satu orang penadah berinisial I. Penyidik Sat Reskrim Polres Ambon pun telah menetapkan para pelaku sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Pulau Ambon setelah dilakukan pengembangan dengan memeriksa tiga orang saksi. Para pelaku pun dijerat dengan pasal 363 K.U.H.Pidana tentang pencurian,” ungkap mantan Kapolsek Teluk Ambon itu.
Dari hasil interogasi para pelaku lanjutnya, beberapa sekolah menjadi sasaran pencurian atau tempat kejadian perakara (TKP) diantaranya SMA Negeri 3 Salahutu, Tulehu, barang hilang berupa tujuh buah infocus dengan pelaku YZA dan IT, (pelaku LA dan F buron); Sekolah LKMD Laha, barang hilang berupa dua infocus, satu laptop warna merah, satu HP Samsung Vi, tiga layar monitor (baru didapat dua) pelaku YZA, BN, MJP dan MYK, (pelaku LA dan F buron). TKP SMA Amahusu, yang hilang 8 layar monitor (pelaku YZA dan IT) dan Sekolah LKMD Laha (kejadian kedua), barang hilang tiga layar monitor (dua disita), pelaku YZA (pelaku LA dan F DPO). (MR-02)







Comment