AMBON,MRNews.Id.- Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang dialami Dua mahasiswa yang sementara melakukan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kabupaten Maluku Tenggara-Maluku.
Dua mahasiswa yang meninggal yakni, Septian Eka Rahmadi mahasiswa Fakultas Teknik 2022 dan Bagus Edi Prayogo mahasiswa Fakultas Kehutanan 2022, Universitas Gadjah Mada yang sementara melakukan KKN-PPM di Kabupaten Maluku Tenggara, akibat longboat yang tenggelam karena cuaca ekstrim di perairan Debut Maluku Tenggara.
Penyampaian Belasungkawa ketua DPRD Maluku, disampaikan saat memimpin Rapat Paripurna Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di ruang paripurna DPRD Maluku, Rabu (2/7).
Watubun juga menyatakan turut berbelarasa dengan para keluarga yang mengalami bencana alam yakni longsor maupun banjir karena cuaca ekstrim dengan intensitas curah hujan yang tinggi hingga mengalami korban jiwa hingga harta benda.
“Pimpinan DPRD Maluku menyampaikan turut berbelasungkawa kepada dua mahasiswa KKN-PPM UGM yang menjadi korban karena laut yang begitu ganas di Kabupaten Maluku Tenggara bahkan keluarga yang mengalami korban akibat bencana alam di Maluku,” kata Watubun.
Dirinya mengingatkan masyarakat Maluku agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, mengingat kondisi geografis Maluku yang terdiri dari pulau-pulau terutama dalam menggunakan jasa transportasi laut antar pulau yakni speadboat dan longboat.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan memperhatikan anjuran pemerintah, khususnya melalui BMKG. Provinsi Maluku adalah provinsi kepulauan, dan secara geografis kita harus sungguh-sungguh memperhatikan catatan-catatan iklim yang disampaikan pemerintah,” tutupnya. (MR-01)










Comment