by

Kasus Penembak Warga Saparua, Kapolda Bertekad Usut Tuntas & Tangkap Pelaku

AMBON,MRNews.com,- Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengaku telah mengerahkan personel untuk menyelidiki atau mengusut tuntas hingga menangkap pelaku penembakan dua warga Itawaka yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) di sekitar kantor Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (15/5).

“Kami bertekad untuk mengungkap pelaku penembakan. Upaya penyelidikan yang dilakukan diharapkan dapat membawa keadilan bagi para korban dan masyarakat secara keseluruhan,” katanya di Ambon, Selasa (16/5).

Ditegaskan Lotharia, dirinya sangat menyesalkan kejadian tertembaknya dua orang warga Itawaka, kecamatan Saparua Timur yang menyebabkan Ny. WH, meninggal dan bapak RP, saat ini sedang mendapat perawatan medis rumah sakit umum Saparua.

“Menghadapi situasi tersebut, diharapkan agar tokoh-tokoh masyarakat dan seluruh warga tetap menjaga ketenangan serta menghindari tindakan yang dapat memanas-manasi keadaan,” jelasnya.

Mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur itu juga menekankan pentingnya mendukung upaya menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

“Kami mendorong tokoh-tokoh masyarakat untuk memberikan pernyataan yang menyejukkan serta menyuarakan kebijaksanaan dalam merespons insiden penembakan ini, dan jangan mudah untuk terprovokasi,” pintanya.

Disisi lain, tambah Dia, kasus tertembaknya dua warga ini mengindikasikan masih ada sebagian masyarakat yang menyimpan senjata api, sisa-sisa peninggalan konflik tahun 1999 silam.

“Hal ini juga dibuktikan dengan adanya penangkapan warga sipil di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang membawa senjata api. Juga adanya pengungkapan penyelundupan senjata api pada beberapa waktu lalu,” urainya.

Tak hanya itu, perilaku masyarakat yang suka berburu dengan senapan angin atau senjata-senjata rakitan, kata Kapolda, juga sangat membahayakan apabila ada peluru nyasar yang dapat menyebabkan kematian.

Karena itu, dia juga mengimbau warga yang masih memiliki senjata api agar segera menyerahkannya kepada aparat kepolisian setempat. Dengan menyampaikan senjata api ke pihak berwajib, masyarakat dapat membantu mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang.

“Kami juga mengajak masyarakat yang tahu adanya individu yang masih menyimpan senjata api untuk melaporkannya kepada polisi. Kerjasama dari masyarakat dalam memberikan informasi sangat berarti bagi upaya pencegahan dan penanganan kejahatan di wilayah ini,” pintanya.

Kepada keluarga korban yang tertembak Kapolda menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. “Kami berkomitmen untuk memberikan keadilan dan perlindungan kepada seluruh masyarakat Maluku,” tegasnya.

Untuk seluruh masyarakat, Jenderal Bintang Dua itu mengimbau agar tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.

“Dengan bekerja sama, menjaga kebersamaan, dan memberikan dukungan, kita dapat memastikan bahwa situasi di Saparua tetap kondusif dan aman,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed