by

Jokowi Menang, MI Jamin Maluku Ada Menteri

-Politik-1,288 views

AMBON,MRNews.com,- Provinsi Maluku bakal diberikan jatah satu atau dua menteri apabila calon Presiden (Capres)-calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin menang saat pemilihan umum (Pemilu) 17 April 2019 di Maluku dan secara umum. Bahkan katanya hal tersebut sudah dibicarakan jauh-jauh hari dan juga diberi ruang akomodasi langsung bagi Gubernur untuk menentukan putera/puteri terbaik daerahnya.

Kepastian akan hal itu diungkapkan Gubernur Maluku terpilih, Murad Ismail kepada awak media usai pertemuan dengan tim kampanye daerah (TKD) Jokowi-Maruf Provinsi Maluku, Senin (25/3/19) malam.

“Kali ini harus ada dan saya jamin ada. Mudah-mudahan, kita berdoa, semoga pa Jokowi bisa menang untuk kali kedua ini bersama pa Maruf Amin dan akan kelihatan realisasi menteri” tegas Murad.

Diakui Murad, dirinya berani memberikan jaminan karena jauh-jauh hari pasca memenangi Pilkada Maluku tahun 2018 lalu, sudah bertemu langsung dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu dan menyampaikan keinginan itu. Karena sejak tahun 1965 hingga 2014, Maluku belum pernah lagi mendapat jatah menteri, terakhir hanya menjadi wakil menteri perindustrian oleh Prof Alex Retraubun di era presiden SBY.

“Saya saat itu sudah ketemu dengan pa Jokowi jauh-jauh hari, waktu saya menang Pilkada Maluku tapi saya belum pernah bicara sama orang lain. Ketika saya dilantik dan beliau terpilih lagi periode kedua jadi Presiden, orang Maluku sudah dijanjikan menteri. Bahkan pa Jokowi bilang, pa Murad nanti tunjuk saja siapa yang mau jadi menteri dari Maluku. Ini bergaining kita. Karena dari tahun 1965 sampai 2014, Maluku belum pernah lagi masuk kabinet. Terakhir itu pun hanya wakil menteri perindustrian, Alex Retraubun,” tukas ketua TKD Jokowi-Maruf Provinsi Maluku itu.

Ditanya soal siapa yang nanti diakomodir masuk kabinet jika Jokowi-Maruf terpilih, Murad mengaku provinsi Maluku memiliki stok sumber daya manusia (SDM) mulai dari profesor, guru besar yang banyak di bidang kompetensinya bisa didorong masuk sesuai kebutuhan. Namun tergantung pada posisi mana diberikan.

“Semua terserah pa Jokowi mau berikan Maluku pada posisi sebagai menteri apa, kita siap saja. Tapi ada ruang untuk mendorong profesor atau guru besar di bidang yang dibutuhkan. Kalau bisa menteri di bidang kelautan dan perikanan,” tukas mantan Kapolda Maluku itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed