AMBON,MRNews.com,- Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengunjungi pengungsi korban kebakaran lorong Gambus (Belakang Kota) yang sementara mengungsi di Pasar Gotong Royong (GR) Kota Ambon, Jumat (19/5).
Selain menyapa para pengungsi korban kebakaran, Kapolda yang didampingi Dandim 1504 Ambon dan Kapolresta Ambon beserta sejumlah pejabat utama Polda Maluku, juga menyerahkan bantuan 1 ton beras.
Kapolda saat menyapa para korban menyampaikan rasa empatinya atas musibah yang dialami warga di kawasan Pasar Gambus.
Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyampaikan terima kasih kepada Pejabat Walikota Ambon, Kapolresta dan Dandim 1504 Ambon yang sudah cepat mengambil langkah-langkah penanganan pasca kebakaran.

“Saat ini kami melihat langsung keadaan pengungsian disini. Kesempatan ini juga saya serahkan bantuan beras satu ton, semoga dapat bermanfaat untuk semua korban pengungsi,” katanya.
Irjen Latif juga berharap adanya edukasi dari pemerintah kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran. Meski kejadian kebakaran saat ini berbeda dan harus menjadi perhatian bersama.
“Kami akan tetap lakukan proses penyelidikan terhadap kejadian ini sebab cukup banyak kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini, apalagi sampai ada korban. Itu harus dipertanggung jawabkan apa yang sudah terjadi,” tegasnya.
Pemkot Ambon juga diharapkan mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur itu agar dapat memperhatikan kesehatan para pengungsi di lokasi pengungsian.
“Saat ini kondisi cuaca kita cukup ekstrim. Olehnya saya sudah sampaikan ke pak Wali agar kesehatan para pengungsi ini dapat diperhatikan dengan baik, begitu juga bagi anak-anak yang masih sekolah agar juga diperhatikan dengan baik masa depan mereka,” pintanya.
Ia mengungkapkan, kehadiran pihaknya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, dan TNI bersama seluruh komponen lainnya sebagai wujud kepedulian negara.
“Ini bentuk kepedulian kita kepada saudara kita yang saat ini sedang terkena musibah. Inilah bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat,” kuncinya. (MR-02)








Comment