by

Hukurila Jadi Pilot Project Program Dewi Bulan

AMBON,MRNews.com- Desa Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel) Kota Ambon dijadikan pilot project program desa wisata bahari berkelanjutan (Dewi Bulan) di Provinsi Maluku. Dimana program ini merupakan bentuk implementasi parawisata berkelanjutan pada tingkat desa berbasis masyarakat. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku, Habiba Saimima saat pencanangan program Dewi Bulan di Pantai Tihulesi, Desa Hukurila, Sabtu (17/11/18).

“Untuk itu, Desa Hukurila akan dijadikan pilo project program ini, yang kemudian akan diduplikasikan pada desa-desa wisata lainnya di Provinsi Maluku,” tandas Saimima.

Berbagai kegiatan menuju pencangan diakui Saimima telah dilakukan sebelumnya, antara lain penyiapan konsep, hingga pedoman desa wisata bahari berkelanjutan, pelatihan bagi masyarakat desa, mendorong revitalisasi aset wisata yang telah tersedia, mempromosikan dan menginisiasi digital Hukurila, publikasi dan kampanye melalui radio, kampus, media masa dan sosmed yang semua merupakan hasil kolaborasi berbagai stakeholder.

“Setelah kegiatan ini diharapkan dapat terciptanya Dewi Bulan lain pada setiap gugus pulau yang kemudian akan semakin berkembang, sehingga nantinya akan menjadikan Maluku sebagai provinsi berkelanjutan,” harap Saimima.

Sementara itu, Gubernur Said Assagaff saat lakukan pencanangan program Dewi Bulan yang digagas enam orang ASN Pemerintah Provinsi (Pemrov) Maluku dan satu orang ASN Pemprov Maluku Utara, yang sementara ini mengikuti diklat di Reform Leader Akademik (RLA) pada PKP2A Lan RI, Makassar mengatakan, ada dua event parawisata di Maluku yang masuk dalam 100 event nasional, yakni Pesta Teluk Ambon dan Pesta Rakyat Banda.

“Paling tidak kedepan ada tiga atau empat daerah-daerah kita yang masuk di event parawisata. Karena itu saya minta Kepala Dinas Parawisata, Hukurila paling tidak harus masuk dalam program parawisata provinsi Maluku. Untuk itu, mari kita jaga, rawat dan jaga alam begini indah, karena saya tahu setelah baca buku panduan, banyak sekali tempat wisata di Hukurila, ada batu palungku, air terjun. Masa kita harus kalah dengan Wakatobi, Bulukumba. Padahal daerah kita sungguh indah,” tuturnya.

Gubernur berpesan ke tim RLA, jika sudah selesai melaksanakan pendidikan, jangan lupakan negeri Hukurila. “Karena kalian, maka dicanangkan Dewi Bulan ini,” ucapnya.

Selain Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, melalui dinas parawisata dan ekonomi kreatif, pencanangan progran Dewi Bulan juga didukung Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Turut hadir dalam kesempatan itu Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, Plt Kepala Bappeda Maluku Suryadi Sabirin, Kepala dinas kehutanan Sadli Ie, Asisten III Setda Maluku, Zuklfi Anwar, pimpinan OPD Pemprov dan Pemkot Ambon. Dalam acara itu juga diserahkan peralatan skuba dive dan peresmian dive center. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed