AMBON,MRNews.com,- Sebuah granat jenis nanas ditemukan dibawah pohon lansa di Jalan Raya Suli Dusun Amalatuei, Jembatan 2 Suli Desa Suli Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Rabu (24/7/19) oleh salah satu anggota TNI-AD (RINDAM XVI PTM) Praka Yusuf (35) usai mendapat laporan warga. Granat itu sengaja ditaruh warga usai ketika pekan lalu menggali kubur di area tersebut dan mendapatinya.
Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, sesuai pengakuan saksi, Praka Yusuf, saat saksi sedang berada di bengkel milik Baim, dia diberitahu ada sebuah granat ditaruh dibawah pohon lansa saat warga sedang menggali kubur. Saksi lalu pergi melihat benda tersebut dan benar itu granat jenis nanas yang kondisinya sudah lama namun masih lengkap dengan cincin pemicunya, sehingga saksi kemudian melaporkan via telepon kepada anggota Polres Ambon Brigpol Fadlul Tawainella.
Saksi lain, Baim (38) kata Julkisno, mengaku penemuan granat tersebut oleh masyarakat saat menggali kubur yang dilakukan, Senin 14 Juli lalu karena meninggalnya keluarga orang tua dari Mala sekaligus pemilik lahan dari tempat itu. Ditemukan kurang lebih kedalaman satu meter, warga kemudian mengamankan dan menaruhnya dibawah pohon lansa.
“Berdasarkan laporan para saksi yang ada, kemudian personel Polsek Salahutu yang dipimpin Kanit IK Polsek Salahutu Bripka Hamsi Tomasio dan 4 Personil Polsek kemudian bergegas menuju TKP untuk memastikan kebenaran adanya temuan Granat tersebut sekaligus pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket),” tandas Julkisno kepada awak media via WhatsApp, Rabu (24/7/19).
Usai tim Polsek turun sebutnya, tak berselang lama Kapolsek Salahutu AKP Izaac Risambessy tiba di TKP sekaligus dilakukan police line TKP setempat. Kemudian tim Gegana Brimob Polda Maluku yang dipimpin Bripka Fredy Wattimena bersama lima personel Gegana tiba di TKP guna mengevakuasi Granat tersebut.
“Sekira pukul 13.00 Wit, tim Gegana Brimob Polda Maluku telah mengevakuasi Granat tersebut untuk dibawa dan telah kembali meninggalkan lokasi TKP selanjutnya menuju Kota Ambon,” pungkasnya. (MR-02)










Comment