AMBON,MR.-Kasus kriminalitas kerap terjadi di Maluku, kali ini Dua warga Desa Wakal,Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng),ditikam oleh orang tak dikenal (OTK) saat melintasi jalan raya TPU (tempat pemakaman umum),dusun Waipokol,Hitu Lama,Sabtu (2/6),sekitar pukul 00.50 Wit.
Informasi yang dihimpun dari sumber Kepolisian yang enggan namanya disebutkan, Sabtu (2/6),menjelaskan insiden penikaman kepada dua warga Desa Wakal, R.W (35) dan UT (40), yang tugasnya sebagai supir angkot jurusan Lin tiga itu.ketika keduanya mengantar keluarga mereka dari Ambon hendak pulang ke Desa Wakal.
Persis di TKP,tiba-tiba,dihadang oleh OTK di jalan Raya TPU Dusun Waipokol Desa Hitu Lama,dengan memberhentikan mobil angkot yang dikendarai keduanya dan langsung melakukan pemukulan kepada supir tersebut.
“Keduanya bukan hanya dipukul.Orang berwatak preman itu juga melakukan penikaman kepada keduanya hingga kedua korban bersimbah darah. Usai melancarkan aksinya mereka langsung melarikan diri,” kata Sumber tersebut.
Sumber mengatakan akibat insiden tersebut,dua supir angkot asal Wakal,mengalami sejumlah luka akibat tikaman benda tajam , masing-masing,korban R.W mengalami luka robek pada kepala akibat kenal benda keras,sementara U.T, mengalami luka pada bagian bahu dan kepala.
” Korban sudah berada di desa Wakal.Untuk sementara situasi dan kondisi di desa Wakal masyarakat secara spontan berkumpul di jalan Desa Wakal.Masalah tersebut sudah di tangani oleh aparat keamanan TNI/Polri yang telah berada dilokasi perbatasan kedua desa,” katanya.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohirat, kepada Wartawan, Sabtu (2/6), untuk menelusuri identitas pelaku tersebut, Tim Resmon Community, gabungan Unit Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres P.Ambon dan Pp.Lease, bersama Unit Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Maluku,sudah mengamankan satu orang pelaku berinisial,I.W (14 ) warga Hitu Mesing.
“ Satu orang pelaku sudah diamankan oleh Tim Resmob Cominity, di Polsek Leihitu, dan pelaku lainnya masih dalam proses pengembangan penyelidikan tim,”Tutup Kombes Pol M.R.Ohirat. (MR-07).











Comment