by

DPRD Warning Kontraktor Mess Maluku

AMBON,MRNews.com.- Aset milik pemerintah Provinsi Maluku yakni Mess Maluku yang berada di Jalan Kebon Kacang Raya, Nomor 20 Jakarta Pusat sangat memprihatinkan.

Pasalnya aset daerah yang diharapkan bisa memberikan pendapatan justru pengerjaan rehab bangunan tak kunjung selesai.

Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun selaku koordinator Komisi III pun menindaklanjuti hasil pengawasan di Mess Maluku 18 April 2023 lalu memberi warning untuk kontraktor yang mengerjakan proses rehab agar rampung bulan Juni 2023 mendatang.

“Hasil pengawasan yang dilakukan, secara kasat mata seluruh perlengkapan sudah dibenahi secara baik, hanya tinggal kita melihat pemenuhan untuk mesin pompa, pengaturan drainase dan lainnya. Karena itu kita beri batas waktu sampai Juni sudah harus selesai,” ujar Watubun, Jum’at (24/3).

Karena itu oleh Gubernur Maluku, Murad Ismail telah membentuk tim untuk melakukan pemantauan terhadap proses rehabilitasi Mess Maluku agar proses pekerjaan dapat selesai tepat waktu.

“Keterlambatan pengerjaan oleh kontraktor menjadi catatan penting, dan komisi akan terus berproses melakukan berbagai upaya untuk mendorong proses rehabilitasi yang terjadi 2022, dan berlanjut di tahun 2023 sehingga kita beri batas waktu sampai bulan Juni memdatang” ujarnya.

Menurut Watubun dengan selesainya pekerjaan tepat waktu akan memberikan dampak bagi pendapatan daerah.

“Potret Maluku di Jakarta ada di mess Maluku, dan itu sesuatu kalau dikelola dengan baik maka akan menjadi sumber pendapatan bagi daerah ini untuk mendukung APBD kita,” tutup Watubun.(**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed