by

DPP Golkar Rekomendasi Booy PAW Wabup Bursel

-Politik-1,385 views

AMBON,MRNews.com,- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar telah merekomendasikan satu nama sebagai calon pengganti antar waktu (PAW) Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) sisa masa jabatan 2016-2021 yaitu Zainudin Booy, ketua DPD II Golkar Bursel.

Kepastian rekomendasi tersebut berdasarkan surat DPP Golkar bernomor R-797/GOLKAR/VII/2019 tertanggal 25 Juli 2019 tentang rekomendasi calon PAW Wabup Bursel yang ditujukan kepada ketua DPD partai Golkar Provinsi Maluku, yang ditanda tangani ketua umum Airlangga Hartarto dan sekjen Lodewijk Paulus.

Sesuai surat yang didapat media ini, Selasa (30/7/19), pada isinya menjelaskan keputusan tersebut berdasarkan surat DPD partai Golkar provinsi Maluku nomor B-20/DPD/GOLKAR-MAL/VII/2019 tanggal 10 Juli 2019 perihal permohonan rekomendasi calon Wabup Bursel. Dan karenanya direkomendasikan lah Zainudin Booy.

Atas keputusan itu, disebutkan pula dalam surat, DPP menginstruksikan kepada DPD partai Golkar kabupaten Bursel melalui DPD partai Golkar provinsi Maluku untuk segera menindaklanjuti proses PAW Wabup Bursel dimaksud sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara, wakil ketua DPD Golkar Maluku bidang kaderisasi dan keanggotaan, Ridwan Marasabessy yang dikonfirmasi via WhatsApp perihal rekomendasi DPP tersebut tidak menjawab. Sama halnya dengan Ridwan, ketua Bappilu DPD Golkar Maluku Haerudin Tuarita juga diminta konfirmasi pun tak merespons.

Diketahui, partai Golkar menjadi salah satu dari banyaknya partai yang mengusung Bupati Bursel saat ini, Tagop Soedarsono Soulissa (PDIP) dan almarhum Ayub Buce Seleky (Demokrat) selaku Wabup saat Pilkada tahun 2016 lalu. Namun, semenjak Januari 2019 posisi Wabup mengalami kekosongan sepeninggal Seleky yang wafat. Selanjutnya pada (9/4), DPRD Bursel dalam sidang paripurna yang dihadiri 15 dari 20 anggota memutuskan politisi PDI Perjuangan yang juga ketua DPRD, Arkilaus Solissa untuk mendampingi Tagop di sisa masa jabatan.

Sayang, tak kurang dari tiga minggu pasca penetapan itu, Arkilaus meninggal dunia di Namrole, Rabu (24/4) dini hari. Selepas meninggalnya politisi PDI Perjuangan itu, hingga kini sejumlah partai pengusung terus berupaya mengkonsolidasi, bergaining kekuatan partai dan merekomendasi kader terbaik untuk duduk di posisi orang nomor dua. Tinggal menunggu waktunya, siapa yang akan diproses di DPRD dan akhirnya ditetapkan mendampingi Tagop. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed