AMBON,MRNews.com.- Sejumlah elemen masyarakat sambangi DPRD Maluku meminta perhatian terhadap minimnya transportasi laut di Kabuten Buru Selatan.
Usai melakukan orasi, pendemo menemui anggota DPRD Maluku, yakni Anos Yermias, Rein Toumahu dan Joseph Tingkery di ruang Komisi C.
” Buru Selatan terdiri dari enam kecamatan yang secara geografis membutuhkan transportasi yang layak, sementara hingga kini sebagai warga belum bisa menikmati fasilitas yang memadai ” ujar ketua umum Ampera , Abubakar.
Hal yang sama ditambahkan, Jun Soulissa, bahwa dengan tidak tersedianya fasilitas yang memadai maka sangat mengganggu seluruh aktifitas masyarakat.
Ketua komisi C, Anos Yermias mengatakan masalah transportasi di Maluku sangatlah kompleks. Karena itu, perlu dorongan dan keseriusan pemerintah daerah.
” Komisi juga akan berbicara dengan dinas perhubungan terkait mudik gratis sekaligus dengan perhubungan darat ” ujar Yermias .
Dirinya berjanji akan menindaklanjuti pertemuan bersama dan akan mendesak pemerintah untuk bisa menyelesaikan masalah transportasi termasuk Ambalauw yang perlu mendapat perhatian.
Dirinya berharap, perlu mendapat perhatian baik itu pemerintah kabupaten Buru Selatan dan pemerintah daerah Maluku.
Sementara itu, kapal Tanjung Kabat yang rutin melayari rute pelayaran sementara diperbaiki sehingga masyarakat diminta untuk bersabar . Dengan begitu keselamatan penumpang menjadi prioritas .
Yermias juga menambahkan masyarakat diminta bersabar dengan minimnya transportasi yang ada. (MR-01)









Comment