
NAMROLE,MRNews.com.- Kabupaten Buru Selatan (Bursel) kejar vaksinasi hingga tanggal 8 Pebruari telah mencapai 71,52 persen untuk dosis I, dosis II 33,72 persen dan dosis III 27,78 persen.
Hal tersebut dikatakan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru Selatan (Bursel), HI.Ibrahim Banda kepada media ini di Namrole.
“kegiatan vaksinasi untuk masyarakat di Enam kecamatan di Kabupaten ini tertanggal 8 Pebruari tahun 2022 sudah mencapai 71,52 persen untuk dosis pertama, dosis Ke dua 33,72 dan dosis tiga 27,78 persen” ujarnya di Namrole Rabu (10/2).
Dikatakannya, data yang di hembuskan dari Pemerintah Pusat (Pempus) jika wilayah Kabupaten Bursel berdasarkan jumlah Nomor Induk Kependudukan (NIK) itu sangat tinggi, namun kenyataan Rill di lapangan berbeda dengan data NIK yang tercantum di Kartu Keluarga (KK).
Dicontohkan, saat tim vaksinasi Kesehatan Bursel bersama TNI/Polri menggenjot vaksinasi melalui cara door to door di kecamatan Waesama, Ambalau Leksula dan Kecamatan Namrole data NIK itu sama dengan data dari Pempus, akan tetapi setelah mau di vaksin banyak data Nik dari Satu keluarga yang masih banyak bertugas atau kerja diluar daerah.
Hal tersebut yang menjadi kendala untuk melakukan vaksinasi terhadap masyarakat di daerah ini, termasuk kondisi cuaca di kabupaten ini beberapa pekan terakhir sangat ektrim baik itu daerah pesisir maupun pada daerah pegunungan.
Sementara terpisah Wakapolres Pulau Buru, Kompol Janny Parinussa menambahkan TNI/ Polres Bersama Pemda Bursel selama ini melakukan vaksinasi terhadap masyarakat di kabupaten Bursel.
Sayangnya kendala lapangan terdapat jumlah KK masing- masing tidak sama dengan data yang di berikan Dukcapil, kemuanya ini terbukti di Desa Waetawa dan Kecamatan Waesama.
“Kami terus menggenjot vaksinasi kepada masyarakat . Sampai saat ini, Kabupaten Bursel masih dinyatakan Zona Hijau dan tingkat kesadaran masyarakat untuk di vaksin sangat tinggi” tutur Parinussa. (K-06)











Comment