by

Bawaslu: Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA di Pilkada

-Politik-1,345 views

AMBON,MRNews.com,- Komisioner Bawaslu Maluku, Astuti Usman mengatakan penolakan atas maraknya politik uang dan politisasi isu SARA yang bakal mewarnai tahapan kampanye telah menjadi catatan penting Bawaslu menjelang pelaksanaan Pilkada Maluku Juni 2018 nanti dan harus dilawan bersama. Dari kedua catatan penting tersebut pihaknya kini telah melibatkan seluruh elemen masyarakat. Selain itu, seluruh tahapan yang telah ditetapkan oleh KPU Maluku juga diawasi Bawaslu sepenuhnya.

“Agar Pilkada berjalan lancar, tentunya kami tidak bisa bekerja sendiri. Untuk itu, kami melibatkan masyarakat saat melakukan pengawasan nanti termasuk kedua aspek tersebut,” kata Astuti usai menghadiri dialog interaktif kerjasana Bidhumas Polda Maluku dan Stasiun RRI Ambon, yang berlangsung di Cafe Lela, Ambon, Selasa (27/2).

Bawaslu Maluku juga tambah Astuti telah mencanangkan pengawasan Pilkada secara partisipatif yang melibatkan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) yang beranggotakan masyarakat sipil, KNPI dan Pramuka. Dimana telah diduhului dengan penandatnganan MoU antara Bawaslu dengan OMS untuk bisa berpartisipasi mengawasi tahapan Pilkada bersama Bawaslu.

“Jadi mereka merupakan perpanjangan tangan Bawaslu untuk melihat segala bentuk pelanggaran-pelangaran yang terjadi saat pentahapan dan proses Pilkada berlangsung,” kata Astuti lagi.

Astuti lantas merasa yakin, jika Pilkada Maluku Juni 2018 nantinya akan menjadi Pilkada yang cerdas, dengan kata lain seluruh pemilih telah memahami kriteria pemimpin yang berkualitas, baik dari segi kinerja maupun visi misi dalam membangun Maluku lebih baik kedepan.

“Saya sangat yakin, karena para pemilih sudah berkualitas. Sehingga mereka pasti akan memilih pemimpin yang bermartabat,” tutup Astuti. (Mg-08)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed