by

AT: Golkar Harus Menangi Pemilu 2019

-Politik-1,321 views
AMBON,MRNews.com,- Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung (AT) inginkan partai Golkar kembali merebut kemenangan di Pemilu 2019 dari PDI Perjuangan, sebagai pemenang pemilihan legislatif (Pileg) yang terakhir diraih 2014 lalu. Dengan tujuan mengembalikan kejayaan Golkar itulah, yang membuatnya turun langsung ke daerah-daerah termasuk provinsi Maluku untuk temu kader dan silaturahmi sekaligus memberikan penguatan organisasi dan politik bagi pengurus dan kader menghadapi Pemilu 17 April 2019 mendatang.
“Tidak ada alasan bagi partai Golkar untuk tidak menang kedepannya. Pemilu 2019 adalah momentum kita meraih kemenangan kembali di Pileg yang sempat hilang sejak 2004. Dimana pada dekade itu, kejayaan Golkar direbut partai Demokrat di 2009 dan PDIP 2014. Golkar adalah partai besar dan terbaik di bangsa ini. Tidak ada pilihan lain, kita harus rebut kembali kejayaan. Inilah alasan mengapa saya harus terjun langsung ke daerah termasuk Maluku. Untuk memastikan suara partai naik dan kursi Golkar meningkat di 2019 dari Pemilu sebelumnya. Ini awal kebangkitan kita,” ujar Akbar saat temu dan silaturahmi dengan kader Golkar Maluku di kantor DPD Golkar Maluku, Karang Panjang, Sabtu (19/1/19). 
Menurut mantan ketua umum Golkar itu, dengan meraih kemenangan pada 2019, akan terus menegaskan komitmen partai untuk memajukan bangsa dan negara. Bahwa yang terjadi selama ini Golkar tetap berkontribusi, tetapi tidak berada sebagai penentu kebijakan dan momentum ini yang harus direbut. Tentu sebagai partai terbuka, dengan platform karya kekaryaan sejalan dengan platform negara yaitu pancasila dan asas kemajemukan yang dianut Golkar, akan menjadi pembuka jalan meraih target itu, ketika semua kader dan pengurus Golkar sehati dan seirama bekerja keras. 
Pasalnya, target 110 kursi DPR-RI atau 60 persen kemenangan pada 2019 yang dicanangkan DPP dan dibarengi dengan program-program yang menyentuh rakyat, bukanlah hal mudah. Sebab, dilain sisi semakin banyak partai berkontestasi tetapi dihelatnya Pileg bersamaan Pilpres tentu harus menguras energi caleg dan kader Golkar se-Indonesia untuk sungguh-sungguh sehingga tujuan kemenangan di 2019 dapat tercapai. Namun demikian, tekad Golkar yang telah mendukung Jokowi-Maruf Amin sebagai Capres-Cawapres menjadi harga mati yang harus dimenangkan semua kader dan pengurus, karena visi kerja, kerja, kerja sejalan dengan platform karya kekaryaan-nya Golkar.
“Partai Golkar punya pengalaman panjang di perpolitikan Indonesia khususnya di era orde baru. Kita selalu mendapat dukungan suara signifikan diatas 60 persen sampai 70 persen. Di era reformasi pun, ketika dibawah tekanan-tekanan yang memojokan partai Golkar, di pemilu 1999-2004. 2004 memang kita menang dan setelahnya tidak. Maka tekad kita 2019 Golkar harus bangkit kembali, maju dan menang meraih suara signifikan, sehingga Insya Allah bisa jadi pemenang. Sehingga jargon yang dipakai adalah Golkar bangkit, maju, menang. Saya yakin, dibawah komando pa Bib dan bung Zeth Sahuburua Golkar bisa menang di Maluku saat Pemilu,” tegas mantan ketua DPR RI itu.
Sementara, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Maluku, Zeth Sahuburua menegaskan, target 110 kursi DPR-RI di 2019, Maluku tetap optimis pertahankan satu kursi. Dan target 9 kursi DPRD Provinsi dari sebelumnya 6 kursi adalah target realistis, yang memerlukan usaha dan kerja keras semua kader sehingga Golkar kembali menang dan merebut posisi ketua DPRD.
“Atas dasar itu kita punya kewajiban mendorong seluruh masyarakat supaya pada saat 17 April nanti, kita berlomba-lomba datang ke TPS untuk memilih kita punya wakil-wakil baik DPR-RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota termasuk Capres-Cawapres Jokowi-Maruf Amin,” tegas Wakil Gubernur Maluku itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed