AMBON,MRNews.com,- Setelah kurang lebih 11 hari diblokade warga, jalan raya Negeri Wakal Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) akhirnya dibuka, Rabu (28/6).
Pembongkaran blokade jalan dipimpin langsung oleh Kapolsek Leihitu IPTU Moyo UTOMO bersama 8 personil Polsek dan 7 personil Brimobda Polda Maluku.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease IPDA Jane Luhukay katakan, pembongkaran blokade jalan itu dilakukan setelah diblokade masyarakat setempat pada kejadian 17 Juni 2023 lalu.
“Pa Kapolsek yang pimpin langsung pembongkaran. Beliau dibantu 8 personil Polsek dan 7 personil Brimobda Polda Maluku,” beber Luhukay kepada media ini via pesan WhatsApp, Kamis (29/6).
Selain aparat kata Luhukay, puluhan masyarakat Negeri Wakal juga ikut membantu pembongkaran blokade jalan berupa batang pohon dan beton.
Hal itu merupakan tindaklanjut perintah Kapolresta Ambon agar akses jalan raya yang merupakan aset negara tidak boleh diganggu dengan alasan apapun demi kepentingan masyarakat.
“Ini dilakukan sebagai bentuk wujud Polri dalam hal ini Polsek Leihitu untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Leihitu khususnya,” tandas Luhukay.
Apalagi saat ini tambah dia, adalah momen hari Raya Idul Adha 1444/Hijriah yang merupakan waktu sangat khusus dan penting bagi umat Muslim di Maluku, seluruh dunia termasuk di Kecamatan Leihitu.
“Dimana harusnya mereka rayakan hari raya tanpa ada hambatan dan halangan. Ini harus menjadi kesadaran bersama. Dan diharapkan selanjutnya tidak lagi terjadi blokade jalan, apalagi di jalan umum yang semua warga harus lalui,” pungkasnya. (MR-02)







Comment